A mother of two beloved daughters, Nasta and Nara. A lovely wife for my lovely hubby.
Tuesday, July 19, 2005
News
Berita sore disampaikan oleh Managing Director dan HRD.
Bersyukurlah saya sudah belajar meditasi.. jadi paling tidak.. sudah bisa menerima berita apapun dengan kepala dingin. Insyaa Allah. Amin.
Awalnya MD dan HRD sempet ragu untuk mengucapkan... ehem... bad news kah? Apa sih??
Ternyata.. singkat cerita.. atas persetujuan boss saya (herannya boss saya tidak mengucapkan langsung ke saya), blio tidak keberatan kalo saya dimutasikan ke G2. Menggantikan Dina yg akan resign dalam waktu dekat.
Hmmm..... ok.. no problem. Eh.. ada... di bawah itu.. orang2 pada ngerokok seenaknya.. dan gw sama sekali ga bisa kena asap rokok. Well, saya bilang ke MD dan HRD utk menertibkan orang2 yg merokok dibawah. Maaf sekali... ditambah saya lagi hamil begini toh..
Apa yah perasaan saya? Kosong tepat nya.. tapi pasrah.. ada sih pertanyaan2 yg ingin saya ajukan.. tapi ga terlalu penting jadi nya.. pikiran dan perasaan saya mengatakan, ambil hikmah nya saja. Walaupun.. jujur.. agak jiper sebenarnya... karena kerjaan Dina itu... buanyaaaaaaaaaaakkkk sekali....
Aduh.. lagi hamil kenapa jadi banyak kerjaan?? :D
Ah.. smoga memang ada hikmah nya. Amin
Monday, July 11, 2005
Stay at Home.. akhirnya...
Akhirnya... weekend kemaren dilalui dengan manis dengan diam di rumah :D Alhamdulillah... benar2 istirahat.
Hari Sabtu, Nasta bangun siang.. jadi ga sekolah.. abang tanya, mau ngapain hari ini? Saya bilang, mau santai di rumah, nonton TV dan tidur. Badan gw cape banget.. Ntahlah.. yg saya rasakan.. badan saya seperti tidak bertulang.. mau jalan pagi aja.. ah... terlalu cape... apa karena lagi hamil yah?? Probably.
Malamnya, dinner keluarga, Uni Anis ulang tahun. Itu pun ga lama... karena abis dinner langsung pulang. Smoga Nasta tidak terbangun di malam/dini hari. Amin.
Hari Minggu, akhirnya saya memutuskan untuk tidak menghadiri resepsi perkawinan Lia (ex Grey), Maaf Li, bener2 minta maaf. Ga sanggup rasanya badan ini untuk pergi jauh.. walaupun hanya ke Kali Malang. Tapi Nasta harus sekolah.. karena minggu lalu Nasta bolos sekolah.
Oh iya, Nasta udah naik kelas loh... kelas sebelumnya adalah Gym Runner, sekarang Nasta udah Gym Explorer. :D
Karena bangun terlalu pagi dan selama perjalanan ke Citos Nasta tidak tidur, jadilah di sekolah Nasta sedikit cengeng.. memuncak waktu Art Class. Dia menangis keras dan menjadi pusat perhatian teman2nya, karena Ms. Ita mau ambil mainan (puzzle) yang Nasta pegang. Karena kelas akan segera di mulai. Akhirnya saya memutuskan untuk, pulang! Lunch dulu di AW :D
Sebenernya abang ada janji ma' temennya di daerah Kemang, tapi karena Nasta sudah teler berat, abang anter kami pulang dulu. Sambil bertanya, "ga jadi ke ampera (kopdar Dapur Bunda)?" Dengan lesu saya menjawab, ga deh.. mo istirahat aja di rumah.
Dan akhirnya.. alhamdulillah... weekend ini benar2 di rumah... istirahat.
Wednesday, July 06, 2005
Lay Out Blog
Maaf yah teman.. nanti kalo mood IT saya sudah muncul kembali.. saya coba otak atik lagi. :D
Full Weekend
Bulan Juli baru mulai.. tapi saya sudah merasa kepenuhan jadwal...
Ntah kenapa, kok banyak banget undangan dan acara di tiap weekend nya.. kawinan, ke rumah saudara yang sakit, sunatan, dan lain-lain.. Belum dijalanin, baru tau acara aja.. rasa nya saya sudah mau kabur dari semua itu...
Seperti weekend kemaren, saya ada kelas meditasi dari jam 9 - 1 siang. Dilanjutkan makan siang di jalan dengan suami dan anak. Mampir ke Electronic City, lalu pulang ke Depok. Sampai rumah jam 5 kurang, harus buru2 mandiin Nasta dan diri sendiri, karena ada kawinan temen kantor. Pfuih.. rencananya saya mau nebeng Irma aja, karena abang males nganter... dia mau coba "jaga" nasta sendiri.. kebetulan suster nya nasta sedang ambil cuti. Ternyata oh ternyata.. melihat saya pake "kostum tentara" --> dress code untuk kawinan Adela kali ini adalah Army Look :D Nasta ribut pengen ikut. Akhirnya abang mengalah.. ok.. nasta ikut ibu, ayah nunggu di mobil aja. Walaupun akhirnya abang ikutan turun, karena .. siapa yg gendong nasta dong??? hehehe...
Hari Minggu nya, Nasta sekolah.. tapi ternyata dia tertidur dengan pulas nya.. sampai akhirnya dia ga jadi sekolah.. sambil nunggu rombongan, kami makan siang dulu... acara berikutnya.. ke Bogor... Pfuih...
Nasta kembali tidur selama perjalanan ke Bogor... saya udah takut aja.. dia akan 'begadang'... duh.. ampun... Syukur Alhamdulillah, pulang ke rumah dengan selamat, dan Nasta tertidur pulas sampai pagi. Jadi ibu dan ayah pun bisa tidur pulas :D
Senin sampai Jum'at kerja... Sabtu dan Minggu besok sudah dipadati lagi oleh acara silaturahmi.. kawinan di hari Minggu.. jika badan mengijinkan, pengen dateng ke kopdar-an milis Dapur Bunda di Bibet - Ampera. Karena terakhir kali ketemu Inong sebelum dia brangkat ke Singapore. I'm gonna miss u!!
Ditambah Senin kemaren Ibu saya menelpon, memberi tahu ada undangan sunatan sodara di Ciledug... dengan jujur saya bilang, "ga sanggup pergi ke Ciledug. Salam aja deh"
Ketemu Senin - Jum'at.. kerja... Sabtu dan Minggu nya.. lagi2 ada acara keluarga... :(( Kapan yah bisa istirahat di rumah.. benar2 santai di rumah pada hari Sabtu/Minggu, do nothing.
Wednesday, June 22, 2005
Foods to Avoid
Pregnancy: Foods to avoid
By Mayo Clinic staff
You want what's best for your baby. That's why you slice fruit on your fortified breakfast cereal, sneak extra veggies into your favorite recipes and eat yogurt for dessert. But did you know that what you don't eat and drink may be just as important as what you do?
Start with the basics. Knowing what to avoid can help you make the healthiest choices for you and your baby.
Seafood
Seafood can be a great source of protein and iron, and the omega-3 fatty acids in many fish can help promote your baby's brain development. However, some fish and shellfish contain potentially dangerous levels of mercury. Too much mercury may damage your baby's developing nervous system.
The bigger and older the fish, the more mercury it may contain. Don't eat:
- Swordfish
- Shark
- King mackerel
- Tilefish
So what's safe? Some types of seafood contain little mercury. Try up to 12 ounces a week (two average meals) of these:
- Shrimp
- Canned light tuna (Limit albacore tuna and tuna steak to no more than 6 ounces a week.)
- Salmon
- Pollock
- Catfish
To avoid ingesting harmful bacteria or viruses, avoid raw fish and shellfish — especially oysters and clams — and anything caught in polluted water. Refrigerated smoked seafood is also off limits, unless it's an ingredient in a casserole or other cooked dish.
When you cook fish, use the 10-minute rule. Measure the fish at its thickest part and cook for 10 minutes per inch at 450 F. Boil shellfish such as clams, oysters and shrimp for four to six minutes.
Meat and poultry
During pregnancy, changes in your metabolism and circulation may increase the risk of bacterial food poisoning. Your reaction may be more severe than if you weren't pregnant. Rarely, your baby may get sick, too.
To prevent food-borne illness, fully cook all meats and poultry before eating. Look for the juices to run clear, but use a meat thermometer to make sure.
Skip medium or rare burgers and sausages. The Escherichia coli (E. coli) bacteria commonly found on the surface of meat may be distributed throughout the whole product during the grinding process. Unless you cook ground meat to an internal temperature of 160 F, you may not raise its internal temperature enough to kill E. coli. Use a meat thermometer to make sure the meat is done.
Be careful with hot dogs and deli meats, too. These are sources of a rare but potentially serious food-borne illness known as listeriosis. Cook hot dogs and heat deli meats until they're steaming hot — or avoid them completely.
Safe cooking temperatures: Fighting food-borne illness
Dairy products
Dairy products such as skim milk, mozzarella cheese and cottage cheese can be a healthy part of your diet. But anything containing unpasteurized milk is a no-no. These products may lead to food-borne illness.
Unless these soft cheeses are clearly labeled as being made with pasteurized milk, don't eat:
- Brie
- Feta
- Camembert
- Blue-veined cheeses, such as Roquefort
- Mexican-style cheeses, such as queso blanco, queso fresco, queso de hoja, queso de crema and asadero
Caffeine (my favourit part :D)
During pregnancy, moderate caffeine intake — 200 milligrams or less a day, about the amount in two cups of coffee — seems to have no adverse effects. But that doesn't mean caffeine is free of risks.
Caffeine can cross the placenta and affect your baby's heart rate and breathing. Heavy caffeine intake — 500 milligrams or more a day, about the amount in five cups of coffee — may lower your baby's birth weight and head circumference.
Because of the unknowns, your health care provider may recommend limiting caffeine intake to less than 200 milligrams a day.
Herbal tea
Although herbal tea may be soothing, avoid it unless your health care provider says it's OK. Large amounts of some herbal teas — including peppermint and red raspberry leaf — may cause contractions and increase the risk of miscarriage or preterm labor.
Alcohol
One drink isn't likely to hurt your baby — but no level of alcohol has been proved safe during pregnancy. The safest bet is to avoid alcohol entirely.
Consider the risks. Mothers who drink alcohol have a higher risk of miscarriage and stillbirth. Excessive alcohol consumption may result in fetal alcohol syndrome, which can cause facial deformities, heart problems, low birth weight and mental retardation. Even moderate drinking can impact your baby's brain development.
If you think you might need help to stop drinking alcohol, talk with your health care provider.
Tuesday, June 21, 2005
Benci Asap Rokok
Tapi satu hal yang pasti... saya smakin benci asap rokok!!!
Kok ya tega-tega nya sih orang-orang pada ngerokok sembarangan? Sebenernya dari dulu udha ga suka, tapi ntah kenapa karena hamil ini, mencium bau rokok.. hidung saya jadi terasa panas.
Seperti sekarang ini, mendekati pukul 6 sore. Sambil menunggu jemputan suami saya duduk manis di depan komputer. Tapi.... pintu saya tutup.
Menyebalkan!!
Monday, June 20, 2005
Positif :D
Manusia punya rencana dan keinginan, Tuhan jua lah yang Maha Pemberi Keputusan.
Rencana saya untuk memberikan adik buat Nasta adalah setelah Nasta berusia 3 tahun, alias tahun depan. Selain memikirkan kondisi Nasta.. dengan kata lain "muasin Nasta dengan perhatian dan kasih sayang..." juga alasan lain yaitu, keinginan untuk pindah ke rumah sendiri (yang Insyaa Allah jadi akhir tahun ini). Dengan pemikiran, kalo sudah di rumah sendiri, ga repot ngurusin "pindahan" yang pastinya akan menguras pikiran dan energi.
Minggu kedua bulan Juni, saya sudah mempersiapkan diri untuk menyambut tamu bulanan. mengingat bulan lalu saya sempat mengalami kram perut. Saya ga mau mengalami hal yang sama. Jadi saya sempet akupuntur, makan yang bener.. mengurangi kopi.. kejadian lucu waktu saya akupuntur 2 minggu lalu. Karena yakin akan telat sampai kantor, saya sms boss saya dan mengatakan saya akan terlambat datang karena sedang di dokter. Blio yg memang pengen tahu-an itu tanya, "any baby coming?" Dan dengan gagah berani saya mengatakan, "nope. for sure." :D
Seminggu berjalan tanpa gejala bahwa tamu bulanan akan datang.. saat itu, sudah dalam pikiran.. apakah saya hamil?? Dan sambil berpikir, "kapan terakhir berhubungan yah?" hahahahahhaha...... karena memang tidak ikutan KB, saya dan suami memutuskan untuk menggunakan sistem kalender dan ..... apa tuh istilah kerennya.... kelokur di lokur deh.... hahahahaha......
Tapi mungkin yang terakhir itu ada yang "tersisa" :D Dan jika Allah punya kehendak, Dia hanya mengatakan "Kun Fayakun" Dan.. inilah hasilnya..... saya hamil.
Jum'at test sendiri pake Sensitive... Sabtu pergi ke dsog langganan. Dan hasilnya... any baby coming... Wah... musti bilang apa ke si boss nih??
Wah.. asal maya (sekretaris bag. creative) resign duluan nih... karena kalo dia resign, trus saya cuti melahirkan, siapa yang mau duduk di kursi kerajaan??
Sisi positif nya saya hamil sekarang, Insyaa Allah sebelum suami berumur 40 tahun (which is 2 more years) sudah punya anak dua. :D
Selamat.. selamat... semoga kehamilan kali ini berjalan dengan lancar, tidak ada kendala berarti. Ibu dan janin sehat wal'afiat. Amiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnn
Friday, June 10, 2005
Liburan
Kemaren Sheila dan Pipit sibuk berselancar di www.airasia.com cari tiket murah untuk berlibur. Dan dapat harga Rp. 1.297.173 untuk perjalanan dari dan ke : Jakarta - Kuala Lumpur - Bangkok - Kuala Lumpur - Jakarta. Menarik bukan? Seandainya tidak perlu ijin suami, saya pasti sudah booking juga, tiket untuk dua orang, saya dan Nasta. Hihihi, setelah berhasil membawa Nasta ke Singapore sendirian, saya jadi lebih PEDE untuk ngajak dia ke tempat lain.
Tapi untung juga punya suami yang lebih rasional dibanding saya. Hehehe... jadi keinginan berlibur bareng Sheila ke KL dan Bangkok harus di redam dulu. Lihat kondisi keuangan, kata suami tercinta.
Tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiii..... jangan salah.... tanpa laporan suami, maafkan daku suami ku, saya sudah booking tiket ke Bali - bertiga - bulan September 2005. Hahahaha.... Abiss... gimana ga tergoda, harga tiket PP hanya Rp. 520ribuan!! Langsung booking lah, untuk 3 orang. Gesrek kartu. Sipp...
Masih ada waktu 3 bulan kan untuk membujuk suami supaya boleh pergi. Gila yah?? Emang sudah gila.. karena saya sudah 5 tahun tidak ke Bali!! Gila kan?
Bunda Inong, cari apartment nya yang ada kamar tamu yah... kalo dapat tiket murah terus, Nasta mau main-main kesana ah...
Tidak bisa menerima kritik
Baru-baru ini seorang teman terpaksa saya kritik habis, walaupun dengan cara kurang mulus. Maksud hati kritik sopan, apa daya emosi memuncak.. dan hasilnya? Belum ada tegur sapa di antara kami sampai hari ini. :D Sempat terlintas dalam pikiran saya, kehilangan seorang sahabat itu sungguh tidak mengenakkan. Karena saya pernah mengalaminya. Mengingat kejadian itu... mengingat betapa tololnya saya, hanya gara-gara BETE semata.
Eh sebentar, seorang kawan baru saja mengirim pesan singkat di YM saya, isinya:
sometimes misunderstood u, sometimes scolded u, sometimes learnt from u, sometimes praised u,sometimes laughed at u , but i in anycase wanted u as my friend so do not betray me and do keep in touch. send this to all your friends and know who really cares abt u. and dont forget to send this back 2 me
Tapi untuk memulai obrolan pun, saya males. Saya kurang pandai dalam berbasa-basi. Biarkan saja lah... Walaupun jujur saja, hati kecil saya tidak bisa menerima. Karena bener deh, ga enak loh kehilangan teman. I've been there.
Whatever I had say my dear friend, it's for your own good. You're old enough, stop being childish. I did that because I care about you.
Thursday, June 09, 2005
Jutek Surutek
Beberapa teman pada heran, kenapa raut muka gw hari ini "garang" banget... ooh.. garang yah? maap deh... maksud hati sih ga menampilkan muka "seram" ,tapi apa daya.. bawaan hati nih... faktor hormon kayanya.
Dina, sekretaris G2 nanya, "mba' meli, kenapa sih jutek gitu mukanya?" gw jawab, "mau balik lagi aja meli yg dulu.. jutekan." hihihihi.... eh iya loh, aslinya gw ini jutek atau mungkin judes tepatnya. Ntahlah... udah dari sononye..
Tapi tenang aja... kadang-kadang.. or seringnya.. gw baik kok.. hehehe.... tampilan luarnya aja yg nyeremin.
Sebenernya.. gw tuh pengennn banget loh menjadi orang yg menyenangkan.. maksudnya, selalu bisa ramah dalam kondisi apapun. Tapi pada kenyataannya, kok ya susah yah? Ga usah jauh-jauh deh, sama suami sendiri aja.. kalo lagi kisruh, males banget basa basi... hehehe... pdhal pengen banget ngikutin seseorang yang sudah menikah puluhan tahun, dan masih bisa bermesraan kapan pun, dimanapun. :D
Yah.. mo gimana lagi??
Jangan takut yah temenan ma' gw... kalo dah kenal, asik kok orang nya... hehehe.... www.promosi.com
Thursday, June 02, 2005
Count Generation Bonus
Ceritanya hari ini saya mau setor profit penjualan Bel Air saya, memang belum berjuta-juta, seperti para upline saya, tapi Alhamdulillah, menghasilkan. :D
Saya kaget lihat saldo saya kok banyak, mengingat jarang sekali saya setor uang ke rekening tersebut. Rekening itu memang saya buat khusus untuk bisnis Bel Air saya. Ada satu setoran bukan berasal dari teman2 saya yang membeli Bel Air. Apakah ini yang dinamakan Count Generation Bonus? Seperti yang upline tercinta saya Dini sebutkan?
Sampe kantor, Dini online (YM), dan ternyata... memang itu Count Generation Bonus nya Bel Air. Dan ternyata lagi... saya sudah dapat CGB itu dari akhir Maret lalu. Tapi saya tidak menyadari nya (mungkin karena jumlahnya ga significant :D )
Wow... Alhamdulillah. Padahal tanpa mengetahui saya dpt CGB ini aja, saya lagi gembira, karena bulan Mei kemaren ada aja yang beli, dan dapat client baru pula. Lebih gembira lagi dong, karena dapat CGB.
Tertarik? klik sini aja www.AromaterapiKu.com (tetep jualan...)
Wednesday, June 01, 2005
Singapore
Saya ga tahan untuk tidak menulis di blog ini, karena lagi-lagi karena ndeso nya saya dan amat kagum dengan negara tetangga ini. Terlepas bahwa negara tetangga ini import pasir illegal, kirim sampah (B3), dll. Kerapihan, kebersihan dan ketertiban Singapore ini sudah sering saya dengar. Kemegahan bandara Changi, pernah pula saya rasakan.. (dulu cuma transit).
Ga apa-apa yah saya cerita... :D
Pesawat Garuda mau landing dalam hitungan menit. Dan saya sudah melihat kota singapore dari atas. Dari situ kekaguman saya sudah muncul. Wow.... dari atas terlihat rapi sekali. Sampai di Changi, di jemput suami, naik taxi yang tertata rapih. Diatur oleh seorang petugas, wow... tertib sekali. Tidak ada tumpukan taxi-taxi yang biasa kita jumpai di Bandara Soekarno-Hatta (atau mungkin di bandara lain). Perjalanan yang cukup lama dari Changi ke Lucky Plaza... saya dibuat kagum oleh bersih, tenang dan rapi nya kota ini.
Keesokan harinya saya sempatkan menyoba MRT menuju Jurong. Naik bus menuju Taman Burung nya. Dan.... lagi-lagi dibuat kagum. Di terminal bis Boon Lay, tidak saya temukan penjaja kaki lima, selayaknya terminal bis di Indonesia, jakarta tepatnya. Tidak ada orang yang berdesakan di mulut terminal, semua orang dengan tertib mengantri di barisan antrian yang telah disediakan. Sangat tertib. Belum lagi fakta bahwa tidak ada asap knalpot di terminal ini. Terminal bis gitu loh.
Dari dalam MRT, saya kembali mengagumi kerapihan kota ini. Sedikit perumahan, mungkin lebih dari 70% penduduk singapore tinggal di apartment / flat. Tapi... jangan kaget yah.. semua rumah susun, yang dipinggiran kota pun, tertata dengan rapih. Tidak ada kesan kumuh (dari luar yah).
Tambah bikin iri... pedestrian di Singapore yang teduh dan lebar. Seandainya di Jakarta pedestrian benar-benar untuk pejalan kaki, bukan untuk pengendara motor yang selalu mengambil jalan orang, atau pedagang kaki lima yang memenuhi jalan. Dan selama 3 hari saya di sana, percaya tidak percaya, belum pernah sekalipun saya mendengar suara klakson mobil!, tidak ada polisi yang berjaga di setiap perempatan. Demikian tertibnya.
Yang saya herankan, di hampir setiap foodcourt yang saya kunjungi, cleaning service nya mostly senior citizen. Mereka yang sudah pada sepuh itu membersihkan meja, membawa piring kotor, membersihkan lantai, dll. Sedangkan di jakarta? Cleaning service di mall atau di kantor, pasti masih muda-muda semua.
Kemana yah pemuda/pemudi Singapore itu? Apa kerjaan mereka?
Duh.. ada lowongan kerja di sana ga yah??? Hihihihihihihi...... mungkin bisa di hitung dengan jari, orang yang kena penyakit asma di singapore ini. Bebas polusi..........
Pengalaman Menyebalkan
Hari ini saya berenang dengan Gede, salah satu teman baik saya. Teman diskusi yang menyenangkan, walaupun kadang bikin kesal, karena seringnya berubah pikiran di akhir acara :( Ga lama kok saya berenang nya... niat nya 30 menit non stop, hanya berhasil dilalui 20 menit saja. Sisanya.. makan bakso. :D
Hal menyebalkan terjadi saat saya berbilas. Dan ini pertama kalinya terjadi setelah sekian lama berenang di CSC ini. Sebelum mulai mandi, saya taruh perabotan saya di atas bangku plastik merah yang tersedia, kursi tersebut ada tepat di depan pintu kamar mandi saya. Dan.. alangkah kaget nya saya, selesai mandi, mendapati handuk saya berada di lantai yang basah, tas saya pun ada di bawah. KURSI PLASTIK NYA MENGHILANG!!!!!!!!!!!
Kurang ajar, bangsat, biadab.. inginnya sih semua kata-kata makian keluar dari mulut mungil ini. Tapi apa daya saya hanya bisa terdiam, sambil menahan kesal. Kok bisa-bisanya tuh orang ambil kursi, yang jelas-jelas ada tas di atasnya. Bener-bener ga tau diri banget sih? Pengennya sih teriak aja.. "siapa nih yang ambil kursi gw?" Duh... campur aduk deh perasaan. Bener-bener ga punya otak yang melakukan semua ini. Kampungan, udik, ga berpendidikan... duhhhhhhh..... kesel binti sebel dobel deh.
Duh.. smoga orang yang melakukannya segera sadar, bahwa perbuatannya itu salah dan merugikan orang lain. Amin.
Friday, May 27, 2005
Pecandu kafein???
Apakah bisa disebut pecandu jika hanya sekedar menyukai kopi? Walaupun memang hampir setiap hari ada secangkir (minimal) kopi di meja kerja saya? Lalu jika kondisi keuangan memungkinkan, dilanjutkan dengan segelas Ice Mocca - Starbuck. Atau jika tidak tahan.. kembali secangkir kopi di siang hari. Setelah makan siang. Di salah satu sumber, yang saya lupa, disebutkan.. disebut pecandu kopi jika sudah minum lebih dari 3 cangkir kopi sehari. Wah... berarti saya kan belum pecandu.... hanya penikmat... hehehe...
Entahlah.. kenapa saya belum juga berhasil mengurangi salah satu jenis minuman yang mengandung kafein ini. Upsss.. hampir lupa, kecuali saat bulan puasa kemaren. karena selama sebulan berpuasa, saya berhasil tidak minum kopi secangkir pun!! Bravo.
Tapi sepertinya saya tidak perlu terlalu khawatir, karena tanda-tanda pecandu kafein tidak ada pada diri saya.. sumber saya dapatkan dari salah satu majalah remaja (ehem.. bacaaannya majalah remaja loh). Saya kutipkan tulisannya yah..
Apakah kamu pecandu kafein???
HOW TO KNOW:
Kalo sehari tanpa minum kopi, soft drink, atau minuman energi bikin kamu:
- ngga semangat
- sakit kepala
- bete dan mengomel terus
Untuk point pertama dan kedua, saya kurang yakin jika kafein penyebabnya.. hehehe... maklum.. bawaan ... jutek sih...
Jadi.. apakah saya pecandu kafein?? Saya hanya minum kopi kok.....
Ganti Nama
Singkat cerita, jadilah kami saling merubah nama, sesuai keinginan masing-masing. Penasaran?
Nobon = Claudia, Meli = Michele, Iwuq = Charlotte dan akhirnya minta di ubah lagi menjadi Chloe, Gede = Stephanie, Inka = Monica, Yana = Jessica, Irma =Josephine, Vici = Naomi, dll,dsb.
Yang beruntung yang memang punya nama "barat" seperti Audrey dan Belinda, karena mereka tidak perlu ganti nama lagi.
Yah.. begitu lah kalo lagi pada iseng....
Jurong Bird Park
Nasta.. yah.. seneng lah.. tapi mungkin karena dia tidur terus selama di perjalanan, jd blm ‘on’ lagi. :D
Nice to visit you Jurong Bird Park, we’ll see you here next time (Aminnnnnnnnnnnnnnnnnn)
Thursday, May 26, 2005
Perjalanan ku
Beberapa hari sebelum berangkat saya sudah beli botol khusus baby traveller, yaitu botol yang dalamnya ada plastiknya. Jadi kita tidak perlu merebus atau mensterilkan botol. Tinggal ganti plastik didalamnya saja, praktis bukan? Maklum, karena Nasta belum bisa minum susu pake gelas. Mungkin didalam pikirannya, susu identik dengan botol. Pun beberapa hari sebelum berangkat saya coba menggunakan botol traveller itu, rencana tidak berlangsung dengan sukses. Karena Nasta menolak untuk minum susu. Baru setelah susu dipindahkan ke botol “busuk” nya, dia mau minum susu. Yah… percuma deh beli botol baru ini. Alhasil, saya memilih untuk membawa botol lamanya Nasta, daripada dia tidak minum susu nanti, itu pikiran saya. Karena Nasta belum terlalu suka susu UHT atau susu dingin. Lagi-lagi karena saya kurang gigih membiasakannya. Ya sutra lah..
Obrolan dengan Nasta mengenai keberangkatannya.
Penanya (bisa siapapun) : Nasta mau kemana sih?
Nasta : ayah, awat (pesawat red.)
Hihihi.. jadi, setiap di tanya Nasta mau kemana dia akan bilang “ketemu ayah, naik pesawat.” (ayah nya Nasta udah brangkat duluan)
Singkat cerita, sampailah kami di Bandara Soekarno – Hatta. Ditemenin adik (ipar) check in duluan, maklum, ibu nya Nasta ini sudah 8 tahun lebih tidak travelling ke luar negeri. Setelah check in, bayar fiscal, kami keluar lagi. Nasta makan siang dulu, saya pun begitu. Isi-isi perut lah.. 1 jam lebih sebelum jam keberangkatan saya memutuskan untuk masuk ke dalam airport. Cek-cek lokasi lah… sampai di dalam, karena Nasta minta gendong terus, saya ajak dia untuk “lari” dan dia pun menyambut ajakan saya dengan senang hati. “ayi bu.. ayi..” sampai di gate pemeriksaan fiscal, ternyata saya harus mengisi form untuk biaya bebas fiscal nya Nasta.. oala…. Jadi, balik lagi deh ke counter fiscal. Beres urusan isi form, kena lagi di immigration gate, form imigrasi nya ada yg kurang. Duh.. bikin panik aja nih.. tapi.. ter-kamuflase dengan mengajak Nasta lari-lari. Kesannya.. duh.. ini ibu dan anak kok bahagia banget sih? Hahahaha… beres urusan per-imigrasian.. Nasta saya lepas, bebas, berlari di antara lorong-lorong bandara yang sepi…
Karena masih lama dari jam boarding kami pun membuang waktu dengan duduk-duduk di koridor, sambil sesekali Nasta teriak, “awat… awat.. bu.. awat..” (awat = pesawat). Sesekali juga Nasta bilang, “awan…..” tapi dengan nada menggantung, karena setiap dia bilang “awan” saya harus melanjutkan dengan…. Bernyanyi.. Ã kulihat awan, seputih kapas, arak berarak di langit luas, sambil sesekali bibir mungil nasta mengikuti kata terakhirnya.
Sesampainya di dalam pesawat, Alhamdulillah kami mendapat kursi di baris pertama, jadi sedikit lega lah. Walaupun kursi nya super duper sempit. Mana saya harus mangku Nasta pula L tambah lagi begitu datang makanan. Wah.. saya tidak bisa bergerak!! Ohh.. Garuda ku… Nasta tertidur setelah dia berhasil mengubrak-abrik makanan.
Sampailah kami di Bandara Changi – Singapore. Yang 8 tahun lalu, saya hanya bisa jalan-jalan di dalam bandara nya tanpa keluar Singapore (transit bow). Suami tercinta sudah menunggu di depan, sambil nunggu tas, Nasta sudah lari ke ayah nya. Akhirnya… (maaf yah, jadi kampungan gini.. abis emang blm pernah ke Singapore sih.)
Di dalam taxi menuju apartemen sewaan, saya terus menerus mengagumi negara ini. Betapa tertib dan bersih nya negara ini. Pengaturan taxi di bandara pun amat sangat tertib. Iri nya.. seandainya negara ku tercinta bisa seperti ini… Dan yang bikin saya tambah takjub dan kagum… tidak terdengar suara klakson mobil!!! Betapa nikmat nya hidup. Sampai di apartemen lantai 24, kami menaruh barang, nasta ganti baju dan langsung menuju Singapore General Hospital. Kan emang kesitu tujuan utamanya.. :D bezoek mama yang baru operasi.
Friday, May 20, 2005
Too Exciting
Ga mau bawa barang terlalu banyak, karena hanya 3 hari. Dan bukan camping di hutan pula.. jadi.. cukup modal uang segala kekurangan bisa di beli. :D
Belum bisa banyak komentar... I'm too exciting... travelling with Nasta. Hopefully she'll be a nice little girl on the plane. amin.
Friday, May 13, 2005
Ular
Ceritanya... beberapa teman kantor saya memiliki foto dengan ular!! Kok bisa? Iya bisa lah.. (gaya Nobon). Mas Roy Genggam (photographer) punya koleksi ular. Dan jika ada session photo di sana, kita bisa minta photoin.. bergaya dengan ular. Tergantung keberanian kamu aja. Temen ku pengen punya foto dengan ular, tapi ga berani pegang ular. Alhasil dia cuma duduk di belakang ular! hihihihihi.... atau... duduk.. dan ekor ular hanya menyentuh sedikit kaki nya. Hahahahaha.......
Saya pengennn sekali punya photo seperti itu... singkat cerita, sampai juga lah kesempatan itu. Ada photosession di tempatnya mas Roy Genggam, di jl. Karyawan - Pondok Pinang. Saya berangkat bareng Iwuk dan Pipit. Jujur saja, saya sebenernya tidak berani dengan ular. Ngeliat Pipit yang sudah langsung akrab dengan ular albino nya mas Roy, bikin iri juga. Tapi tetep.. ga berani. Tuh ular.. panjang dan berat...
Kesan pertama saya tentang ular yang menyeramkan langsung hilang.. karena ular albino ini benar-benar cantik. Saya hanya berani mengelus-elus.. dengan tangan dingin... (saking takut nya). Ga lama kemudian, Mas Roy menunjukan hasil photo seseorang dengan ular berwarna hijau.. cantik sekali... kebetulan yang punya ular itu staf nya mas Roy. Dan bersedia diambilkan. Perlu waktu ± 1 jam buat saya untuk memberanikan diri menyentuh, memegang dan akhirnya membelitkan badan si ular hijau ke badan saya. Dan hasilnya? Lihat saja sendiri...

Monday, May 09, 2005
Jum'at seru, haru dan biru...

Siang nya kami ramai-ramai makan di KFC Kemang.. dan hihihi... anak sekolah kok tampang nya pada boros banget yah?? Untung nya rame-rame... coba kalo sendirian.. mana berani...
Malem nya dinner with family.. agak pusing atur jadwal sebenernya.. karena ternyata Nobon telah mengatur acara karaoke bersama... atas sponsor dari SquareBox. Dan itu khusus buat ulang tahun saya.. terharu.. ihik.. Apa daya.. saya tidak bisa mengikuti acara dari awal...

Makan malam selesai jam 9, tapi saya harus mengantar orang tua ke Bekasi. Pikiran saya, smoga tidak macet, jadi saya bisa sampe di fatmawati jam 10.30 paling telat. Tapi ternyata oh ternyata... kita tidak melihat cabang jalan menuju Cawang... dan jadilah kita bablas menuju toll dalam kota. Dan saya sangat panik melihat jalan toll menuju arah bekasi.... macet total.. begitupun jalan biasa... tidak bergerak... oh My God!!
Tidak perlu saya bicarakan lebih lanjut mengenai betapa MACET nya jalanan ini... karena muka saya sudah berlipat TUJUH!!! Ditambah Nobon sudah berkali-kali meng-sms saya...
Tapi melihat jalanan yang macet, ditambah hujan pula.. tentunya saya tidak tega membiarkan orang tua saya pulang naik taxi...
Sampai di rumah orang tua jam 11 malam!! Oh My God. Jam berapa sampai di Fatmawati... layaknya seorang pembalap profesional, suami saya mencoba untuk mengebuttttttttttt.... dan.. sampailah kami di Picnic Karaoke jam 12 kurang sedikit... itupun beberapa teman sudah menunggu di pintu.. siap-siap pulang... MAAFKAN SAYA...
Dan betapa terharu nya saya... karena sempet-sempetnya ada kue ulang tahun dan saya tiup lilin.. tidak lama terdengar lagu nya.. Zamrud.... hari ini hari yang kau tunggu bertambah satu tahun usia mu bahagialah selalu.......
Terima kasih teman.... terima kasih.... terima kasih...
