A mother of two beloved daughters, Nasta and Nara. A lovely wife for my lovely hubby.
Sunday, October 02, 2005
Baru seminggu yg lalu kami sekeluarga liburan ke Bali, belum lupa dalam ingatan proses demi proses menuju liburan yg menyenangkan itu, tiba-tiba saya dikejutkan oleh berita TV. Bali di guncang BOM!! Astaghfirullah.. Ada apa sih???
Bom kali ini menimpa sebuah café / restaurant daerah Kuta Square tidak terlalu jauh juga dari tempat kami menginap. Dan juga di restaurant di daerah Jimbaran. Kilas balik.. Sabtu minggu lalu pada saat bersamaan, kami sedang di daerah Jimbaran, tepat nya DREAMLAND. Alhamdulillah, terima kasih ya Allah, Engkau telah melindungi kami dari bahaya ini. Apa jadi nya kalo pada saat kejadian kami sedang berada di Bali? Pasti nya seluruh keluarga akan ikutan panik.. Dan kami juga pasti bingung..
Kenapa masih ada orang yg tega melakukan hal ini semua? Disaat kita semua sedang merasa prihatin atas semua peristiwa di Indonesia ini.
Friday, September 30, 2005
Finally
Alhamdulillah... dengan ijin Allah SWT, suami ku akhirnya mau juga di ajak liburan ke Bali.. keputusannya satu hari sebelum hari keberangkatan!!!
Jum;at malam brangkat.. sedikit surprise untuk kakak saya.. karena saya blm bilang ke dia, bahwa kami sekeluarga akhirnya bisa pergi. Kakak saya itu sudah menunggu di kantor karena dia akan pergi dengan beberapa teman kantor. Tapi.. surprise... kaget juga dia melihat Nasta datang ke kantor dan siap pergi ke BALI!!
Sampai di Bali tengah malam.. ternyata.. jum'at malam di Bali itu macet total!! Hampir 1 jam dari airport menuju hotel kami di daerah Legian - Kuta. Padahal jarak normal, tidak sampai 15 menit. Wah.. akhirnya.. sampai di Bali juga. Alhamdulillah. Hotel kami terletak tidak jauh dari Ground Zero, yaitu lokasi peledakan Bom Bali. Dengan harga relatif murah, cukuplah untuk sekedar numpang tidur.. walaupun punya voucher Hard Rock dari Devi. Thanks Dev.
Sabtu pagi, rencana hari ini, ke Ubud.. karena Sheila mau makan di Bebek Bengil.. Tapi yg kepengen malah sakit. Kasian.. dia demam. Tapi ga mungkin kan tinggal di hotel sendirian? Nasta seneng banget.. terlihat dia semangat banget.. :D
Setelah makan, sempet lah belanja2 bentar di Pasar Ubud. Hanya saja saya bingung.. mo belanja apa? Karena dari Jakarta saya tidak berniat untuk belanja. Beli sendal aja buat Nasta.
Selesai urusan belanja, kami menuju Garuda Wisnu Kencana di kawasan Jimbaran. Dan tujuan akhir Dreamland. Mau liat sunset. Akhirnya.. nasta ke pantai juga. Tapi awalnya dia takut.. takut kaki nya kotor kena pasir, takut dengan ombak. Dan hasil akhir? Dia malah sangat menikmati acara lempar-lemparan pasir.
Tapi nasta blm terlalu menikmati pantai dan air laut, karena paginya di ajak ke Pantai Kuta utk brenang, dia dengan tegas mengatakan, "Tidak. Ata brenang di kolam aja." Dan jadilah dia brenang di kolam hotel. :D
Setelah packing dan check out, serombongan sempet mampir ke Pantai Kuta, "biar sah". Dan Nasta konsisten dengan ucapannya, dia sama sekali tidak mau mendekati pantai. Malah minta main ayunan. Ya ampun... di Jakarta juga ada ayunan Nak.. :D
Dijalan, bingung juga.. duh.. gw ga belanja apa2 nih... untung Gede emang niat belanja oleh2.. di antar oleh Pak Made (supir) kami blanja di Pasar Denpasar. Dan guess what? Harganya lebih murah dibanding Pasar Ubud. Dan pastinya lagi, lebih murah daripada toko-toko di Kuta. Oke deh.. next time, kalo mau belanja oleh-oleh, ke Pasar Denpasar aja deh.. hehehehe...
Thursday, September 15, 2005
My business
Sudah lebih 1 tahun sy mengikuti bisnis Bel Air ini, dari sekedar pemakai aktif dan setia sampai akhir nya teman saya Dini R. Shanti menyarankan untuk jadi member dan mencoba bisnis nya. MLM?? I don't think so. Tapi.. setelah di pikir-pikir, tidak ada salahnya juga mencoba toh? Nothing to loose. Belum banyak member saya, tapi Alhamdulillah setiap bulan sy pasti order ke Dini utk pemesanan oil *wink*. Dan Alhamdulillah juga sy dpt upline Dini, krn atas bantuannya turut mengatur strategi, "bisnis" sy lambat laun mulai menampakkan hasil. Secara materi mungkin belum terlalu terasa, karena.. seperti di awal tulisan, sy ini pemakai aktif. Jadi mostly keuntungan sy ya untuk sy beli oil sendiri, digunakan sendiri :D
Alhamdulillah juga dari beberapa teman sy yang sebelumnya pemakai akhirnya berminat dengan bisnisnya. Pfuih..
Dan dengan seijin Allah SWT, dan bantuan Dini dan customer sy tentunya, bulan ini saya resmi jadi Count. Posisi teraman pertama di bisnis Bel Air. Thanks Din.
Dan Bel Air sedang ada promo Count loh. Yang biasanya diperlukan 360.000 PV utk menjadi seorang Count, sekarang hanya perlu 270.000PV, plus dapat hadiah produk skin care seharga 13 juta pulak!! Alamak... Langsung mimpi, seandainya sy punya uang / tabungan banyak, bisa dipastikan sy akan berinvestasi di bisnis ini.
Produk bagus dan bisnis bagus pula. Dan Alhamdulillah lagi, customer sy tertarik untuk menjalani bisnis ini. What a great choice!!
Memang sy blm berani melepaskan kerja kantoran sy ini.. tapi setidaknya sy sudah menyiapkan 'payung' untuk diri sy sendiri dan keluarga. Mau tau lebih lanjut? Klik aja langsung deh www.AromaterapiKu.com
Wednesday, September 07, 2005
Grey Berduka
Dari kemaren suasana di kantor amat sangat tidak mengenakkan. Bagaimana tidak? Kemaren pagi, kejutan datang dari tim manajemen, setelah membiarkan kami menikmati liburan panjang .. Sy baru dari toilet sewaktu teman-teman mengajak ke atas (lt. 5), "semua karyawan di panggil ke ruang meeting Mba" kata mereka. Waduh.. apa lagi nih? Tanpa menduga hal buruk, kami pun ramai2 ke atas.. sesampai nya di sana, teman-teman lain sudah menunggu. Seperti biasa, tidak ada yg duduk di kursi, maka selaku wanita hamil, sy pun duduk dengan santai di kursi tsb. :D
Tiba lah saatnya boss saya (eh.. masih boleh sebut boss ga yah? since sy udah di mutasi gitu loh! Tapi tetep menghandle "kerjaan" dari dia) berbicara.. Singkat cerita, mengatasnamakan bisnis yang memang lagi buruk, manajemen harus melakukan "sesuatu" untuk mengurangi beban perusahaan. Kapal terlalu penuh, itu istilah lainnya. Maka, dengan segala penyesalan dan berat hati, manajemen harus memutuskan untuk "resizing". Semua terdiam. Tidak tahu harus berbicara apa. Entah mungkin dalam hati masing2 bertanya2, "apakah saya yang akan di PHK?" Saya pun berpikiran hal yg sama.. mengingat kondisi sy yg lagi hamil, tidak mustahil sy termasuk orang yg terpilih.
Kami dari G2 pun ramai2 kembali turun ke basement. Tetap ceria .. dan pasrah.. karena hanya itu lah yg bisa kami lakukan. Mau apa lagi? Beberapa reaksi teman-teman adalah, ada yg tetap sibuk dgn kerjaan nya, dan mungkin tetap cemas.. seperti saya.. ada yang langsung telpon or email seluruh jajaran relasi untuk mencari kemungkinan kerja... tapi keresahan di ruangan bawah tanah ini tidak berlangsung lama. Karena big boss saya itu segera turun dan memberitahukan bahwa, tim G2 aman. Karena kasarnya kita dibayari langsung oleh client. Jadi, selama client kami itu (BAT) masih membayar retainer fee, insyaa Allah kami aman. Malah ada kemungkinan beberapa teman creative di atas (Grey) akan dipindahkan ke bawah.
Maka kami pun bisa kembali tenang bekerja, dan sibuk kembali dengan urusan kerjaan. (Yang memang bikin kami semua sibuk), sambil tetap memikirkan teman-teman di atas. Siapa saja yang terpilih? Sy tidak berani ke lt. 5 lagi, walaupun ada bbrp hal yg harus sy kerjakan di atas. Ah.. itu bisa di tunda, pikir sy. Ternyata proses "eksekusi" tidak terjadi hari itu juga. Sy pun sempat menggoda HR director sy .. "selamat bekerja, gw tau kerjaan lo ga enak banget.. jd inget 7 tahun yg lalu yah?" Well, memang.. situasi ini mengingatkan sy pd peristiwa 7 thn yg lalu, ketika lebih dari 30 orang teman-teman sy juga kehilangan pekerjaan, karena alasan krisis ekonomi. Dan sialnya, sy harus mengalami hal ini lagi.
Status di YM sy pun menjadi, "just remind me what had happened 7 years ago"
Hari ini, Selasa, 6 September 2005. Sy masih blm berani ke lt. 5
Sy pun menunggu "laporan" dr temen2 di atas... ternyata pagi ini, seorang Account Director sudah pamitan. Sepertinya dia sudah di panggil kemaren sore. Dan hari berjalan... sekarang .. tim Media... menurut laporan teman, "sekarang Puji yg di panggil mba." ... lalu .. "mba Dina" ...... "Mba' Vera" ..... lama sekali tidak ada laporan lagi.. sampai teman sy menelpon dgn nada panik, "Mel... shanti kena!!!" Innalillahi wa'inna ilaihi roji'un. Well, tanpa mengecilkan ketiga nama sebelumnya, tapi Shanti ini adalah termasuk teman makan siang sy. Sy smakin tidak berani ke atas, sampai waktu makan siang tiba.. sy memisahkan diri dari teman-teman di lt. 5. Biarlah mreka pikir sy tidak peduli.. Dan kebetulan sy pun harus ke bank.
Terakhir laporan teman, seorang AE yg di panggil. Setelah itu.. tidak ada lagi.. apa mungkin di tunda besok, krn sudah sore.. entah lah.. Sy tetap tidak mau ke lt. 5, yg menurut cerita.. banyak mata teman2 sy yg sudah pd bengkak. :(
Sialnya.. Teman sy Shanti ini pamitan lewat YM. Sy malah marah2.. "kenapa sih pake pamitan? Gw sengaja ga ke atas2 krn ga mau nangis. elo pake pamitan lagi.. Bikin gw nangis aja. Ibu hamil ga boleh nangis, tau ga sih?" Dan sy pun menangis di depan komputer. Kenapa sih musti pamitan?
Buat sy, merasakan kondisi seperti ini saja sudah membuat sy sedih.. apalagi harus kehilangan teman dekat.. dengan cara seperti ini...
Dan sepertinya.. kesedihan di Gedung Tetra Pak Lt. 5 blm berakhir.. karena eksekusi masih akan berlanjut esok hari. Entah siapa lagi teman sy yg terpilih.
Monday, August 08, 2005
Sensitive
Ntah lah.. menurut sy pribadi, kehamilan kali ini sy merasakan sensivitas sy meninggi. Bukan.. bukan.. sy (alhamdulillah) bukan jadi pemarah. Tapi sy lebih mudah terharu, tersentuh dan menangis. Apapun penyebabnya.
Contoh kasus, membaca sebuah blog yang berisikan tentang pengalaman seorang wanita bernama Rara (http://cerita-rara.blogspot.com) sy selalu menangis terharu. Singkat cerita, Rara ini sedang bermasalah dengan suami nya. Dan sy sangat bersimpati kepadanya. Entah lah siapa yang benar dan siapa yang salah. Tapi sy bisa merasakan penderitaan Rara. Stay tough.
Lalu sy bisa menangis melihat acara tv yang menampilkan adegan mengharukan. Ah.. cengeng nya sy ini.
Apakah normal yah? Smoga calon anak sy tidak menjadi anak cengeng. Amin.
Alhamdulillah.. masih ada kerjaan
Sejak mutasi ke G2 & Grey Event lebih dari seminggu, Alhamdulillah saya jadi lebih sibuk. :D
Biasanya terasa lamaaa sekali menunggu jam 5 sore, sekarang ini, Alhamdulillah.. tidak terasa.. ciee... Well, blm terlalu jago di kerjaannya, menurut saya. Apalagi saya blm pernah ngerjain time sheet BAT yang katanya perlu keahlian untuk mengarang timesheet. :D Well, kita liat saja lah.. hal-hal lain, sy sudah bisa meraba dan mengerjakannya. Makanya, sy mulai merasakan kesibukan.
Tapi oh tapi.. bukan lah mutasi namanya, kalo sy tetap "memegang" boss CEO ini. Ambil hikmah nya saja deh Mel. Your boss still trust you to handle his personal things. Yap.. tull...
Tapi oh tapi... kegiatan side job saya jadi sedikit terbengkalai... heheheh... yaitu menulis di blog dan blog walking.. juga bisnis online saya. Duh.. harus giat mencari customer baru nih.. :D
Well, tunggu aja yah cerita-cerita saya.. karena sebenernya walaupun tidak banyak, tapi ada beberapa hal yang ingin saya ceritakan.
Wassalam.
Monday, July 25, 2005
Sushi
Akhirnya.. setelah sekian lama memendam hasrat terpendam untuk makan sushi... Jum'at kemaren terlaksana juga. Janjian ma' M' Duma, M' Indy, Wulan, Ika, Ferona dan Aning. Tapi dua nama terakhir batal datang karena kesibukannya.
Janjian di Sushi Tei - Plaza Senayan.. wah.. udah lama juga sy ga ke sini. Sampe-sampe ga tau kalo Magnolia restaurant udah ganti Sushi Tei. Hihihi.. norak yah..
Dan bisa ditebak.. melihat deretan sushi.. langsung heboh dan ngiler.. campur panik. Karena sy ga bisa atau belum berani makan yang bener2 mentah nya.. maklum hamil muda. Jadi saya pesan sejenis California Roll, tapi banyak.. hehehe... yang ada.. keblenger sendiri. Rasanya makan sushi itu.. nikmat banget...
Oh iya, M' Duma baru pertama kali loh makan sushi. Tapi langsung suka kan mba? Jadi pengen ngajak Abang dan Nasta ke sini.. hmm.. nanti yah.. kalo abang dah gajian.. hihihihi...
Yang bikin acara makan tambah seru adalah... dibelakang meja kami, itu gerombolan artis/aktor sedang makan sushi juga.. ada Nina Warna, Marcelino dan Dewi Rezer.. ditambah.. TORA... m' Indy dan m' Duma langsung pada salah tingkah gitu.. pengen foto tapi malu. Padahal sy bawa kamera loh. Niatnya sih.. setelah kita selesai makan, baru minta foto.. tapi apa daya.. tambah malam, jumlah orang di meja mereka tambah banyak.. walah... tengsin lah..
Ya sudah.. ga jadi photo bareng celeb deh.. walaupun dalam hati meragukan keberanian saya. Yah.. cukup mengelus perut aja deh... smoga anak yg terlahir nanti berpenampilan bagus. Amin. :D
Tuesday, July 19, 2005
News
Berita sore disampaikan oleh Managing Director dan HRD.
Bersyukurlah saya sudah belajar meditasi.. jadi paling tidak.. sudah bisa menerima berita apapun dengan kepala dingin. Insyaa Allah. Amin.
Awalnya MD dan HRD sempet ragu untuk mengucapkan... ehem... bad news kah? Apa sih??
Ternyata.. singkat cerita.. atas persetujuan boss saya (herannya boss saya tidak mengucapkan langsung ke saya), blio tidak keberatan kalo saya dimutasikan ke G2. Menggantikan Dina yg akan resign dalam waktu dekat.
Hmmm..... ok.. no problem. Eh.. ada... di bawah itu.. orang2 pada ngerokok seenaknya.. dan gw sama sekali ga bisa kena asap rokok. Well, saya bilang ke MD dan HRD utk menertibkan orang2 yg merokok dibawah. Maaf sekali... ditambah saya lagi hamil begini toh..
Apa yah perasaan saya? Kosong tepat nya.. tapi pasrah.. ada sih pertanyaan2 yg ingin saya ajukan.. tapi ga terlalu penting jadi nya.. pikiran dan perasaan saya mengatakan, ambil hikmah nya saja. Walaupun.. jujur.. agak jiper sebenarnya... karena kerjaan Dina itu... buanyaaaaaaaaaaakkkk sekali....
Aduh.. lagi hamil kenapa jadi banyak kerjaan?? :D
Ah.. smoga memang ada hikmah nya. Amin
Monday, July 11, 2005
Stay at Home.. akhirnya...
Akhirnya... weekend kemaren dilalui dengan manis dengan diam di rumah :D Alhamdulillah... benar2 istirahat.
Hari Sabtu, Nasta bangun siang.. jadi ga sekolah.. abang tanya, mau ngapain hari ini? Saya bilang, mau santai di rumah, nonton TV dan tidur. Badan gw cape banget.. Ntahlah.. yg saya rasakan.. badan saya seperti tidak bertulang.. mau jalan pagi aja.. ah... terlalu cape... apa karena lagi hamil yah?? Probably.
Malamnya, dinner keluarga, Uni Anis ulang tahun. Itu pun ga lama... karena abis dinner langsung pulang. Smoga Nasta tidak terbangun di malam/dini hari. Amin.
Hari Minggu, akhirnya saya memutuskan untuk tidak menghadiri resepsi perkawinan Lia (ex Grey), Maaf Li, bener2 minta maaf. Ga sanggup rasanya badan ini untuk pergi jauh.. walaupun hanya ke Kali Malang. Tapi Nasta harus sekolah.. karena minggu lalu Nasta bolos sekolah.
Oh iya, Nasta udah naik kelas loh... kelas sebelumnya adalah Gym Runner, sekarang Nasta udah Gym Explorer. :D
Karena bangun terlalu pagi dan selama perjalanan ke Citos Nasta tidak tidur, jadilah di sekolah Nasta sedikit cengeng.. memuncak waktu Art Class. Dia menangis keras dan menjadi pusat perhatian teman2nya, karena Ms. Ita mau ambil mainan (puzzle) yang Nasta pegang. Karena kelas akan segera di mulai. Akhirnya saya memutuskan untuk, pulang! Lunch dulu di AW :D
Sebenernya abang ada janji ma' temennya di daerah Kemang, tapi karena Nasta sudah teler berat, abang anter kami pulang dulu. Sambil bertanya, "ga jadi ke ampera (kopdar Dapur Bunda)?" Dengan lesu saya menjawab, ga deh.. mo istirahat aja di rumah.
Dan akhirnya.. alhamdulillah... weekend ini benar2 di rumah... istirahat.
Wednesday, July 06, 2005
Lay Out Blog
Maaf yah teman.. nanti kalo mood IT saya sudah muncul kembali.. saya coba otak atik lagi. :D
Full Weekend
Bulan Juli baru mulai.. tapi saya sudah merasa kepenuhan jadwal...
Ntah kenapa, kok banyak banget undangan dan acara di tiap weekend nya.. kawinan, ke rumah saudara yang sakit, sunatan, dan lain-lain.. Belum dijalanin, baru tau acara aja.. rasa nya saya sudah mau kabur dari semua itu...
Seperti weekend kemaren, saya ada kelas meditasi dari jam 9 - 1 siang. Dilanjutkan makan siang di jalan dengan suami dan anak. Mampir ke Electronic City, lalu pulang ke Depok. Sampai rumah jam 5 kurang, harus buru2 mandiin Nasta dan diri sendiri, karena ada kawinan temen kantor. Pfuih.. rencananya saya mau nebeng Irma aja, karena abang males nganter... dia mau coba "jaga" nasta sendiri.. kebetulan suster nya nasta sedang ambil cuti. Ternyata oh ternyata.. melihat saya pake "kostum tentara" --> dress code untuk kawinan Adela kali ini adalah Army Look :D Nasta ribut pengen ikut. Akhirnya abang mengalah.. ok.. nasta ikut ibu, ayah nunggu di mobil aja. Walaupun akhirnya abang ikutan turun, karena .. siapa yg gendong nasta dong??? hehehe...
Hari Minggu nya, Nasta sekolah.. tapi ternyata dia tertidur dengan pulas nya.. sampai akhirnya dia ga jadi sekolah.. sambil nunggu rombongan, kami makan siang dulu... acara berikutnya.. ke Bogor... Pfuih...
Nasta kembali tidur selama perjalanan ke Bogor... saya udah takut aja.. dia akan 'begadang'... duh.. ampun... Syukur Alhamdulillah, pulang ke rumah dengan selamat, dan Nasta tertidur pulas sampai pagi. Jadi ibu dan ayah pun bisa tidur pulas :D
Senin sampai Jum'at kerja... Sabtu dan Minggu besok sudah dipadati lagi oleh acara silaturahmi.. kawinan di hari Minggu.. jika badan mengijinkan, pengen dateng ke kopdar-an milis Dapur Bunda di Bibet - Ampera. Karena terakhir kali ketemu Inong sebelum dia brangkat ke Singapore. I'm gonna miss u!!
Ditambah Senin kemaren Ibu saya menelpon, memberi tahu ada undangan sunatan sodara di Ciledug... dengan jujur saya bilang, "ga sanggup pergi ke Ciledug. Salam aja deh"
Ketemu Senin - Jum'at.. kerja... Sabtu dan Minggu nya.. lagi2 ada acara keluarga... :(( Kapan yah bisa istirahat di rumah.. benar2 santai di rumah pada hari Sabtu/Minggu, do nothing.
Wednesday, June 22, 2005
Foods to Avoid
Pregnancy: Foods to avoid
By Mayo Clinic staff
You want what's best for your baby. That's why you slice fruit on your fortified breakfast cereal, sneak extra veggies into your favorite recipes and eat yogurt for dessert. But did you know that what you don't eat and drink may be just as important as what you do?
Start with the basics. Knowing what to avoid can help you make the healthiest choices for you and your baby.
Seafood
Seafood can be a great source of protein and iron, and the omega-3 fatty acids in many fish can help promote your baby's brain development. However, some fish and shellfish contain potentially dangerous levels of mercury. Too much mercury may damage your baby's developing nervous system.
The bigger and older the fish, the more mercury it may contain. Don't eat:
- Swordfish
- Shark
- King mackerel
- Tilefish
So what's safe? Some types of seafood contain little mercury. Try up to 12 ounces a week (two average meals) of these:
- Shrimp
- Canned light tuna (Limit albacore tuna and tuna steak to no more than 6 ounces a week.)
- Salmon
- Pollock
- Catfish
To avoid ingesting harmful bacteria or viruses, avoid raw fish and shellfish — especially oysters and clams — and anything caught in polluted water. Refrigerated smoked seafood is also off limits, unless it's an ingredient in a casserole or other cooked dish.
When you cook fish, use the 10-minute rule. Measure the fish at its thickest part and cook for 10 minutes per inch at 450 F. Boil shellfish such as clams, oysters and shrimp for four to six minutes.
Meat and poultry
During pregnancy, changes in your metabolism and circulation may increase the risk of bacterial food poisoning. Your reaction may be more severe than if you weren't pregnant. Rarely, your baby may get sick, too.
To prevent food-borne illness, fully cook all meats and poultry before eating. Look for the juices to run clear, but use a meat thermometer to make sure.
Skip medium or rare burgers and sausages. The Escherichia coli (E. coli) bacteria commonly found on the surface of meat may be distributed throughout the whole product during the grinding process. Unless you cook ground meat to an internal temperature of 160 F, you may not raise its internal temperature enough to kill E. coli. Use a meat thermometer to make sure the meat is done.
Be careful with hot dogs and deli meats, too. These are sources of a rare but potentially serious food-borne illness known as listeriosis. Cook hot dogs and heat deli meats until they're steaming hot — or avoid them completely.
Safe cooking temperatures: Fighting food-borne illness
Dairy products
Dairy products such as skim milk, mozzarella cheese and cottage cheese can be a healthy part of your diet. But anything containing unpasteurized milk is a no-no. These products may lead to food-borne illness.
Unless these soft cheeses are clearly labeled as being made with pasteurized milk, don't eat:
- Brie
- Feta
- Camembert
- Blue-veined cheeses, such as Roquefort
- Mexican-style cheeses, such as queso blanco, queso fresco, queso de hoja, queso de crema and asadero
Caffeine (my favourit part :D)
During pregnancy, moderate caffeine intake — 200 milligrams or less a day, about the amount in two cups of coffee — seems to have no adverse effects. But that doesn't mean caffeine is free of risks.
Caffeine can cross the placenta and affect your baby's heart rate and breathing. Heavy caffeine intake — 500 milligrams or more a day, about the amount in five cups of coffee — may lower your baby's birth weight and head circumference.
Because of the unknowns, your health care provider may recommend limiting caffeine intake to less than 200 milligrams a day.
Herbal tea
Although herbal tea may be soothing, avoid it unless your health care provider says it's OK. Large amounts of some herbal teas — including peppermint and red raspberry leaf — may cause contractions and increase the risk of miscarriage or preterm labor.
Alcohol
One drink isn't likely to hurt your baby — but no level of alcohol has been proved safe during pregnancy. The safest bet is to avoid alcohol entirely.
Consider the risks. Mothers who drink alcohol have a higher risk of miscarriage and stillbirth. Excessive alcohol consumption may result in fetal alcohol syndrome, which can cause facial deformities, heart problems, low birth weight and mental retardation. Even moderate drinking can impact your baby's brain development.
If you think you might need help to stop drinking alcohol, talk with your health care provider.
Tuesday, June 21, 2005
Benci Asap Rokok
Tapi satu hal yang pasti... saya smakin benci asap rokok!!!
Kok ya tega-tega nya sih orang-orang pada ngerokok sembarangan? Sebenernya dari dulu udha ga suka, tapi ntah kenapa karena hamil ini, mencium bau rokok.. hidung saya jadi terasa panas.
Seperti sekarang ini, mendekati pukul 6 sore. Sambil menunggu jemputan suami saya duduk manis di depan komputer. Tapi.... pintu saya tutup.
Menyebalkan!!
Monday, June 20, 2005
Positif :D
Manusia punya rencana dan keinginan, Tuhan jua lah yang Maha Pemberi Keputusan.
Rencana saya untuk memberikan adik buat Nasta adalah setelah Nasta berusia 3 tahun, alias tahun depan. Selain memikirkan kondisi Nasta.. dengan kata lain "muasin Nasta dengan perhatian dan kasih sayang..." juga alasan lain yaitu, keinginan untuk pindah ke rumah sendiri (yang Insyaa Allah jadi akhir tahun ini). Dengan pemikiran, kalo sudah di rumah sendiri, ga repot ngurusin "pindahan" yang pastinya akan menguras pikiran dan energi.
Minggu kedua bulan Juni, saya sudah mempersiapkan diri untuk menyambut tamu bulanan. mengingat bulan lalu saya sempat mengalami kram perut. Saya ga mau mengalami hal yang sama. Jadi saya sempet akupuntur, makan yang bener.. mengurangi kopi.. kejadian lucu waktu saya akupuntur 2 minggu lalu. Karena yakin akan telat sampai kantor, saya sms boss saya dan mengatakan saya akan terlambat datang karena sedang di dokter. Blio yg memang pengen tahu-an itu tanya, "any baby coming?" Dan dengan gagah berani saya mengatakan, "nope. for sure." :D
Seminggu berjalan tanpa gejala bahwa tamu bulanan akan datang.. saat itu, sudah dalam pikiran.. apakah saya hamil?? Dan sambil berpikir, "kapan terakhir berhubungan yah?" hahahahahhaha...... karena memang tidak ikutan KB, saya dan suami memutuskan untuk menggunakan sistem kalender dan ..... apa tuh istilah kerennya.... kelokur di lokur deh.... hahahahaha......
Tapi mungkin yang terakhir itu ada yang "tersisa" :D Dan jika Allah punya kehendak, Dia hanya mengatakan "Kun Fayakun" Dan.. inilah hasilnya..... saya hamil.
Jum'at test sendiri pake Sensitive... Sabtu pergi ke dsog langganan. Dan hasilnya... any baby coming... Wah... musti bilang apa ke si boss nih??
Wah.. asal maya (sekretaris bag. creative) resign duluan nih... karena kalo dia resign, trus saya cuti melahirkan, siapa yang mau duduk di kursi kerajaan??
Sisi positif nya saya hamil sekarang, Insyaa Allah sebelum suami berumur 40 tahun (which is 2 more years) sudah punya anak dua. :D
Selamat.. selamat... semoga kehamilan kali ini berjalan dengan lancar, tidak ada kendala berarti. Ibu dan janin sehat wal'afiat. Amiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnn
Friday, June 10, 2005
Liburan
Kemaren Sheila dan Pipit sibuk berselancar di www.airasia.com cari tiket murah untuk berlibur. Dan dapat harga Rp. 1.297.173 untuk perjalanan dari dan ke : Jakarta - Kuala Lumpur - Bangkok - Kuala Lumpur - Jakarta. Menarik bukan? Seandainya tidak perlu ijin suami, saya pasti sudah booking juga, tiket untuk dua orang, saya dan Nasta. Hihihi, setelah berhasil membawa Nasta ke Singapore sendirian, saya jadi lebih PEDE untuk ngajak dia ke tempat lain.
Tapi untung juga punya suami yang lebih rasional dibanding saya. Hehehe... jadi keinginan berlibur bareng Sheila ke KL dan Bangkok harus di redam dulu. Lihat kondisi keuangan, kata suami tercinta.
Tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiii..... jangan salah.... tanpa laporan suami, maafkan daku suami ku, saya sudah booking tiket ke Bali - bertiga - bulan September 2005. Hahahaha.... Abiss... gimana ga tergoda, harga tiket PP hanya Rp. 520ribuan!! Langsung booking lah, untuk 3 orang. Gesrek kartu. Sipp...
Masih ada waktu 3 bulan kan untuk membujuk suami supaya boleh pergi. Gila yah?? Emang sudah gila.. karena saya sudah 5 tahun tidak ke Bali!! Gila kan?
Bunda Inong, cari apartment nya yang ada kamar tamu yah... kalo dapat tiket murah terus, Nasta mau main-main kesana ah...
Tidak bisa menerima kritik
Baru-baru ini seorang teman terpaksa saya kritik habis, walaupun dengan cara kurang mulus. Maksud hati kritik sopan, apa daya emosi memuncak.. dan hasilnya? Belum ada tegur sapa di antara kami sampai hari ini. :D Sempat terlintas dalam pikiran saya, kehilangan seorang sahabat itu sungguh tidak mengenakkan. Karena saya pernah mengalaminya. Mengingat kejadian itu... mengingat betapa tololnya saya, hanya gara-gara BETE semata.
Eh sebentar, seorang kawan baru saja mengirim pesan singkat di YM saya, isinya:
sometimes misunderstood u, sometimes scolded u, sometimes learnt from u, sometimes praised u,sometimes laughed at u , but i in anycase wanted u as my friend so do not betray me and do keep in touch. send this to all your friends and know who really cares abt u. and dont forget to send this back 2 me
Tapi untuk memulai obrolan pun, saya males. Saya kurang pandai dalam berbasa-basi. Biarkan saja lah... Walaupun jujur saja, hati kecil saya tidak bisa menerima. Karena bener deh, ga enak loh kehilangan teman. I've been there.
Whatever I had say my dear friend, it's for your own good. You're old enough, stop being childish. I did that because I care about you.
Thursday, June 09, 2005
Jutek Surutek
Beberapa teman pada heran, kenapa raut muka gw hari ini "garang" banget... ooh.. garang yah? maap deh... maksud hati sih ga menampilkan muka "seram" ,tapi apa daya.. bawaan hati nih... faktor hormon kayanya.
Dina, sekretaris G2 nanya, "mba' meli, kenapa sih jutek gitu mukanya?" gw jawab, "mau balik lagi aja meli yg dulu.. jutekan." hihihihi.... eh iya loh, aslinya gw ini jutek atau mungkin judes tepatnya. Ntahlah... udah dari sononye..
Tapi tenang aja... kadang-kadang.. or seringnya.. gw baik kok.. hehehe.... tampilan luarnya aja yg nyeremin.
Sebenernya.. gw tuh pengennn banget loh menjadi orang yg menyenangkan.. maksudnya, selalu bisa ramah dalam kondisi apapun. Tapi pada kenyataannya, kok ya susah yah? Ga usah jauh-jauh deh, sama suami sendiri aja.. kalo lagi kisruh, males banget basa basi... hehehe... pdhal pengen banget ngikutin seseorang yang sudah menikah puluhan tahun, dan masih bisa bermesraan kapan pun, dimanapun. :D
Yah.. mo gimana lagi??
Jangan takut yah temenan ma' gw... kalo dah kenal, asik kok orang nya... hehehe.... www.promosi.com
Thursday, June 02, 2005
Count Generation Bonus
Ceritanya hari ini saya mau setor profit penjualan Bel Air saya, memang belum berjuta-juta, seperti para upline saya, tapi Alhamdulillah, menghasilkan. :D
Saya kaget lihat saldo saya kok banyak, mengingat jarang sekali saya setor uang ke rekening tersebut. Rekening itu memang saya buat khusus untuk bisnis Bel Air saya. Ada satu setoran bukan berasal dari teman2 saya yang membeli Bel Air. Apakah ini yang dinamakan Count Generation Bonus? Seperti yang upline tercinta saya Dini sebutkan?
Sampe kantor, Dini online (YM), dan ternyata... memang itu Count Generation Bonus nya Bel Air. Dan ternyata lagi... saya sudah dapat CGB itu dari akhir Maret lalu. Tapi saya tidak menyadari nya (mungkin karena jumlahnya ga significant :D )
Wow... Alhamdulillah. Padahal tanpa mengetahui saya dpt CGB ini aja, saya lagi gembira, karena bulan Mei kemaren ada aja yang beli, dan dapat client baru pula. Lebih gembira lagi dong, karena dapat CGB.
Tertarik? klik sini aja www.AromaterapiKu.com (tetep jualan...)
Wednesday, June 01, 2005
Singapore
Saya ga tahan untuk tidak menulis di blog ini, karena lagi-lagi karena ndeso nya saya dan amat kagum dengan negara tetangga ini. Terlepas bahwa negara tetangga ini import pasir illegal, kirim sampah (B3), dll. Kerapihan, kebersihan dan ketertiban Singapore ini sudah sering saya dengar. Kemegahan bandara Changi, pernah pula saya rasakan.. (dulu cuma transit).
Ga apa-apa yah saya cerita... :D
Pesawat Garuda mau landing dalam hitungan menit. Dan saya sudah melihat kota singapore dari atas. Dari situ kekaguman saya sudah muncul. Wow.... dari atas terlihat rapi sekali. Sampai di Changi, di jemput suami, naik taxi yang tertata rapih. Diatur oleh seorang petugas, wow... tertib sekali. Tidak ada tumpukan taxi-taxi yang biasa kita jumpai di Bandara Soekarno-Hatta (atau mungkin di bandara lain). Perjalanan yang cukup lama dari Changi ke Lucky Plaza... saya dibuat kagum oleh bersih, tenang dan rapi nya kota ini.
Keesokan harinya saya sempatkan menyoba MRT menuju Jurong. Naik bus menuju Taman Burung nya. Dan.... lagi-lagi dibuat kagum. Di terminal bis Boon Lay, tidak saya temukan penjaja kaki lima, selayaknya terminal bis di Indonesia, jakarta tepatnya. Tidak ada orang yang berdesakan di mulut terminal, semua orang dengan tertib mengantri di barisan antrian yang telah disediakan. Sangat tertib. Belum lagi fakta bahwa tidak ada asap knalpot di terminal ini. Terminal bis gitu loh.
Dari dalam MRT, saya kembali mengagumi kerapihan kota ini. Sedikit perumahan, mungkin lebih dari 70% penduduk singapore tinggal di apartment / flat. Tapi... jangan kaget yah.. semua rumah susun, yang dipinggiran kota pun, tertata dengan rapih. Tidak ada kesan kumuh (dari luar yah).
Tambah bikin iri... pedestrian di Singapore yang teduh dan lebar. Seandainya di Jakarta pedestrian benar-benar untuk pejalan kaki, bukan untuk pengendara motor yang selalu mengambil jalan orang, atau pedagang kaki lima yang memenuhi jalan. Dan selama 3 hari saya di sana, percaya tidak percaya, belum pernah sekalipun saya mendengar suara klakson mobil!, tidak ada polisi yang berjaga di setiap perempatan. Demikian tertibnya.
Yang saya herankan, di hampir setiap foodcourt yang saya kunjungi, cleaning service nya mostly senior citizen. Mereka yang sudah pada sepuh itu membersihkan meja, membawa piring kotor, membersihkan lantai, dll. Sedangkan di jakarta? Cleaning service di mall atau di kantor, pasti masih muda-muda semua.
Kemana yah pemuda/pemudi Singapore itu? Apa kerjaan mereka?
Duh.. ada lowongan kerja di sana ga yah??? Hihihihihihihi...... mungkin bisa di hitung dengan jari, orang yang kena penyakit asma di singapore ini. Bebas polusi..........
Pengalaman Menyebalkan
Hari ini saya berenang dengan Gede, salah satu teman baik saya. Teman diskusi yang menyenangkan, walaupun kadang bikin kesal, karena seringnya berubah pikiran di akhir acara :( Ga lama kok saya berenang nya... niat nya 30 menit non stop, hanya berhasil dilalui 20 menit saja. Sisanya.. makan bakso. :D
Hal menyebalkan terjadi saat saya berbilas. Dan ini pertama kalinya terjadi setelah sekian lama berenang di CSC ini. Sebelum mulai mandi, saya taruh perabotan saya di atas bangku plastik merah yang tersedia, kursi tersebut ada tepat di depan pintu kamar mandi saya. Dan.. alangkah kaget nya saya, selesai mandi, mendapati handuk saya berada di lantai yang basah, tas saya pun ada di bawah. KURSI PLASTIK NYA MENGHILANG!!!!!!!!!!!
Kurang ajar, bangsat, biadab.. inginnya sih semua kata-kata makian keluar dari mulut mungil ini. Tapi apa daya saya hanya bisa terdiam, sambil menahan kesal. Kok bisa-bisanya tuh orang ambil kursi, yang jelas-jelas ada tas di atasnya. Bener-bener ga tau diri banget sih? Pengennya sih teriak aja.. "siapa nih yang ambil kursi gw?" Duh... campur aduk deh perasaan. Bener-bener ga punya otak yang melakukan semua ini. Kampungan, udik, ga berpendidikan... duhhhhhhh..... kesel binti sebel dobel deh.
Duh.. smoga orang yang melakukannya segera sadar, bahwa perbuatannya itu salah dan merugikan orang lain. Amin.
