photo dirumah-nurina-merah-468.gif

Tuesday, October 09, 2012

Masih Tentang Kucing

Sepertinya urusan kucing belum bisa lepas dari saya :) 
Menjelang Maghrib tadi, seekor anak kucing asik mondar mandir di depan pintu dan bersuara merintih .. seperti mencari induknya atau meminta bantuan. 

Awalnya saya mendiamkan saja. Tapi suara rintihan anak kucing tersebut seperti memanggil-manggil Nasta Nara untuk meminta perhatiannya. Dan berhasil!

Nasta Nara bukan juga anak-anak yang suka kucing, cenderung takut. Seperti yang pernah saya ceritakan di tulisan ini.  Ntah lah, karena memang anak kucing terlihat sangat kecil dan butuh bantuan, mereka malah tertarik. Saya pun mencari makanan yang bisa diberikan. 
Satu potong nugget ayam, saya letakkan di teras dan menunggu anak kucing makan. Mengorbankan satu tempat makan plastik untuk mengisi air minumnya. 

Nasta Nara ternyata senang banget memberi makan dan minum anak kucing tersebut. Mulai berani memegang dan mengelus badannya. 

Saya pun mengambil kardus aqua yang sudah tak terpakai, dan meletakkan anak kucing didalam kardus tersebut. Kami pergi sebentar untuk menjemput ipar saya, lalu kembali pulang dan si anak kucing sudah tertidur lelap di dalam kardus. 

Nasta Nara minta izin untuk memelihara anak kucing tersebut, dan langsung memberi nama : Heli. 

Pfewww.. beda tipis sama nama Ibu gitu sih kak??? 

Dan saking exciting nya Nasta dengan anak kucing baru nya itu, dia cari keset handuk yang sudah tak terpakai, untuk alas / selimut anak kucing tersebut. Khawatir kalau besok pagi anak kucing nya sudah pergi. 

"Nak, kucing kalau sudah tau akan disayang dan dipelihara, biasanya ga akan kabur kok."

Siap-siap ngurusin anak kucing nih. 

 

Friday, October 05, 2012

Pecinta Kucing

Siapa? Saya?? 
Bukan 

Dari dulu dan sampai sekarang, saya bukan orang yang suka merawat binatang. Tidak takut, tidak alergi, tidak pula phobia seperti kedua ipar saya yang satu takut banget sama kucing, satu lagi takut banget sama kupu-kupu. 

Kalau ada kucing mendekat, saya tidak panik. Tapi ya ga juga meluk-meluk kucing. Walaupun kucing yang bulunya bagus sekalipun. Ga sayang binatang? Terserah deh mau dibilang apa. 

Saya pun pastinya bukan penyiksa binatang, kecuali nyamuk. Nyamuk yang nempel ke badan anak-anak, pasti akan saya kejar. 

Bukan cuma binatangnya, segala pernak pernik berbentuk binatang pun saya ga punya. Kecuali boneka kali ya. Itu pun punya anak-anak. 

Gara-gara kucing nih, saya jadi tahu kalau ada komunitas pecinta kucing, bahkan penyelamat kucing yang terlantar. 

Ceritanya tadi sore, saya melihat anak kucing yang berjalan ngesot. Mengibakan. Jadi anak kucing itu berjalan dengan lutut nya.. terseok-seok. Kasihan banget deh. 
Anak-anak udah jejeritan liat kucing. Mereka bukannya takut, tapi mungkin karena dari kecil sering melihat tante nya jerit-jerit kalau dideketin kucing, jadi masih terbawa-bawa. Padahal cukup sering saya paksa mereka mengelus kucing, kalau ada. 

Yaa.. salahkan saya karena tidak punya rasa perikebinatangan, jadi sama sekali ga kepikiran untuk membawa kucing itu pulang ke rumah. Malam nya, kira-kira 4 jam setelah saya melihat dan sempat motret anak kucing itu, saya posting di twitter dan mention teman yang saya tahu suka banget dengan kucing. 

Dan ternyata berita anak kucing pincang terlantar cepat sekali menyebar. Dan saya baru tahu kalau ada komunitas pecinta kucing ini. Sebut saja @sahabatmeong. 

Dengan cepat ajakan untuk menolong kucing tersebut, langsung menyebar. Tapi ga enak nya buat saya... hiks.. jadi berasa orang jahat banget. Karena terkesan, teman-teman pecinta kucing mengatakan, "kok ga ditolongin sih?" 
Eh itu mah perasaan saya aja ya. 

Smoga anak kucing malang itu berhasil ditemukan dan bisa di tolong yah. Dan pelajaran juga buat saya, walaupun ga suka pelihara binatang. Kalau menemukan kejadian kaya gini lagi, paling tidak bisa segera melapor ke pihak yang berwenang. Jadi nasib binatang ini segera di tolong. 

Save the kitten

PS : bagi teman² yang menemukan kucing terlantar, bisa hubungi @sahabatmeong ya 
 

Wednesday, October 03, 2012

Tidurpun Ada Adabnya

Dari kecil membaca doa sebelum tidur sudah menjadi kebiasaan ku. Tambah pengetahuan dikit, tambah pula doa nya. Tambah tanggung jawab, tambah pula orang-orang yang didoakan. Mendoakan suami, mendoakan anak, juga orang tua pastinya. 

Pada pengajian tahsin kemaren, disempatkan ada tausiyah mengenai adab sebelum tidur. Tidak bisa sesempurna Nabi Muhammad SAW, tapi berusaha meniru apa yang Rasulullah kerjakan tentulah lebih bermanfaat kan :) 

Sebelum tidur, disunahkan untuk ber-wudhu. Membaca Al Qur'an dan shalat taubat lebih baik lagi. Namanya juga manusia, tempat salah dan khilaf dari perbuatan yang di sengaja maupun yang tidak. 
Mencatat hutang-hutang kecil. Maksudnya? Sadar atau tidak, seringkali kita "berhutang" yang kecil-kecil. Dua ribu rupiah hutang cabe ke tukang sayur, bisa mengganjal perjalanan kita menuju surga Allah. Contoh seperti itulah yang dimaksud. Atau hutang beli teh botol ke teman, hutang pinjam tas ke kakak. Itu semua wajib dikembalikan loh. Sampai si peminjam itu mengikhlaskan hutang kita, baru bisa bebas. 
Oh iya, taruh catatan hutang kecil itu di tempat yang mudah diliat orang, suami atau anak misalkan. Jadi seandainya pada saat kita tidur, hidup kita disudahi oleh Allah SWT alias meninggal, ahli waris kita akan tau hutang-hutang kita. Dan kewajiban mereka untuk melunasi hutang-hutang kita. 

Catatan buat aku pribadi : smoga Allah memberikan berkah untuk ku supaya bisa melunasi hutang-hutang ku sebelum ajal menjemput. Aamiiin YRA 

Tempat tidur terlihat berantakan? Kebut / bersihkan dengan kain atau tangan. Jangan kebut (apa ya istilah lainnya?) dengan sapu lidi! #maaf saya lupa alasannya tepatnya. 

Sudah siap tidur? 
Baca 3 surat "QUL", yakni : 
1. Qulhu = Al Ikhlas 3x 
2. Qul'audzu birrabil falaq = Al Falaq 3x 
2. Qul'audzu birrabinnas = An Naas 3x 

Tambahkan surat Al Kafirun, 2 ayat terakhir surat Al Baqarah dan ayat kursi. 
Posisi tidur menghadap ke sisi kanan, sambil membaca doa sebelum tidur :
Bismika Allaahumma ahyaa wa amuut

Apakah posisi tidur harus terus menerus menghadap kanan? Tidak kok, kan kalau udah tidur kita juga tau kaya apa posisi kita. :) 

Nah, catatan di atas itu adalah untuk urusan pribadi. Maksudnya, jika kita nih kaum istri yang bener-benar tinggal mau tidur doang. 

Kalau suami belum tidur? Eh ternyata ya.. sebagai istri, wajib loh menanyakan ke suami apakah beliau mau "menggarap" (hadoooo bahasanya) kita atau tidak. 
Hhmm.. ga bisa pura-pura udah tidur deh nih :p 

Tambahan lagi, saat membaca doa sebelum tidur, niatkan untuk shalat Tahajud. Karena niat yang baik insyaa Allah sudah di catat kan. Syukur-syukur dibangunkan malaikat :) 
Eh tapi setan-setan nya di borgol dulu yah! Karena kalau terbangun di saat-saat shalat tahajud itu, setannya lagi pada pesta pora sih :( 

Buat yang suka tidur siang nihhhhhhh.... ternyata yang bagus dan dicontohkan Nabi adalah tidur sebelum shalat Dzhuhur. Jam 11 - 12 gitu deh. Yaa.. kalau teman-teman abis makan siang mau bobo siang dulu, masih bisa kok. 

Tapiiiiiii... jangan tidur di antara shalat Ashar dan Maghrib ya!! 
(Baru tau nih) 

Karena jam-jam segitu, konon kabarnya, aura negative lagi berkeliaran. Dan diceritakan, jika tidur di antara Ashar dan Maghrib selama 41 hari berturut-turut, maka bisa menyerupai orang gila. 

Jadi yuk, yang sudah membaca cerita ku ini. Baca-baca lagi, googling lagi tentang adab tidur, biar lebih yakin. Abis itu segera laksanakan yah. 


Sunday, September 16, 2012

Hukuman Atau Penghargaan?

Terkadang jika kita sedang mengalami masalah seringkali yang dipikirkannya adalah, "apa salah ku?" 
Apalagi jika masalah tersebut cenderung tidak mau berakhir, mengikuti kemanapun kita pergi. Seperti lingkaran setan, terus menerus menerpa. 

Katanya, kalau kita sedang mengalami masalah artinya Allah sayang sama kita. Karena berarti kita akan sering berdoa dan memohon kepadaNya. Allah mau kita selalu dekat dengan dia. 

Katanya, kalau kita sabar dan tawakal dengan cobaan yang Allah berikan, maka kita lulus ujian dariNya. 

Katanya, Allah senang kalau kita memohon dan berharap hanya kepadaNya saja. Tidak ada yang lainnya, hanya kepada Allah SWT. 

Lalu apa yang kita lakukan jika sudah berdoa tiap hari, memohon dan menangis tiap hari, tapi yang dirasakan belum ada pencerahan dari Nya? 

Apakah Allah menahan semua jawabannya? 
Apakah Allah mau kita lebih bersabar? 

Kalau kita tidak bisa sabar? Apakah boleh kita mengomel ke Allah? 

Kawan, yang bisa kita lakukan adalah menghitung ulang. Plus minus kehidupan kita. 
Apa yang sudah kita terima selama ini? 
Apa yang sudah kita miliki yang dikasih gratis oleh Nya? 

Fisik sempurna, lengkap, indra penglihatan, penciuman, perasa, pendengaran bisa berfungsi dengan baik. Dua kaki untuk menemani kita melangkah kemanapun kita mau pergi. Dua tangan dengan sepuluh jari sempurna bentuknya, membantu tugas hari-hari kita. Dua mata yang bisa melihat keindahan dan keburukan di depan kita. 

Bersyukurlah atas semua itu.

Anak-anak cantik yang sering kita marahin karena tingkah laku ajaib mereka, yang seringkali hanya karena salah paham antara kemauan orang tua dan anak. 
Bersyukurlah, mereka semua sehat. Tidak cacat fisik ataupun cacat mental. (Naudzubillah min dzaalik) 

Bersyukurlah punya rumah lengkap dengan isinya, dimana kita bisa berteduh dari sengatan panas matahari ataupun lebat nya hujan. Dimana kita memiliki kasur empuk yang siap kita tiduri dikala badan ini terasa letih. 

Bersyukurlah masih memiliki orang tua lengkap, saudara kandung lengkap beserta pasangan dan anak-anak masing-masing. Dan hubungan / komunikasi berjalan lancar, tidak ada masalah keluarga yang berarti. 

Jadi, masalah yang berlarut-larut itu, yang menurut kita tidak pernah usai... akan terasa hanya sebagai cubitan kecil. 

Sejujurnya, jika kita buat list PLUS dan MINUS kelebihan dan kekurangan hidup kita, percayalah.. masih jauh lebih banyak kelebihan, berkah dan nikmat yang Allah SWT berikan. 

Maka nikmat Allah manalagi yang kau dustakan? 

Saturday, September 01, 2012

Khatam Surat Al-Baqarah

Terserah mau dibilang apa, di usia 39th baru berhasil menyelesaikan bacaan surat Al Baqarah :)

Rasanya? Bahagiaaaaaaaaaaaaa... banget! 
Dari dulu, setiap baca surat ini hanya bisa maksimal 10 ayat. Abis itu berbulan-bulan ga baca, lalu lupa, udah sampai ayat berapa yaaa? Trus? Di ulang lagi... begitu terus.. bertahun-tahun!!

Sejak ikutan pengajian, dan Ramadhan kemaren - alhamdulillah - udah dibilang khatam Qur'an. Walaupun, baca Qur'an nya dibagi-bagi, saya dapat 8 surat mulai dari Al - 'Ankabut [QS 29] sampai surat Yaasin [QS 36], senang banget rasanya berhasil menunaikan tugas. Karena tidak semua teman² komplit tugasnya, dan meminta bantuan Ustadzah Wiwi yang meneruskan. :) 

Selain punya target untuk menjadi qualifikasi Senior Gold Director di akhir 2012 ini, saya pun punya target khatam Qur'an [by myself] di akhir 2012. Aamiin. Doakan istiqomah ya. 
 

Tuesday, July 24, 2012

Bersyukurlah, Maka Hidup Itu Indah

Hidup harus selalu disyukuri, apapun bentuknya. Saya setuju!
Alhamdulillah, disetiap helaan nafas saya selalu bersyukur. Bersyukur masih bisa bernafas tanpa alat bantu. Bersyukur masih bisa bernafas tanpa ada rasa sesak.
Mengingat anak saya Nasta saat ini sedang sesak nafas karena batuk asma nya :( 

Saya bersyukur setiap memandang APAPUN. Catat ya, A PA PUN!!
Karena berarti saya masih bisa melihat dengan jelas (walaupun kalau melihat jauh agak-agak blur karena mata silindris saya), tapi Alhamdulillah saya masih diberi nikmat penglihatan oleh Nya.

Saya bersyukur masih memiliki panca indra lain yang insyaa Allah dalam kondisi baik. Bersyukur diberi nikmat sehat.

Terlepas dari rasa syukur yang selalu saya ucapkan, baik dalam hati maupun omongan. Sebagai manusia ada rasa sedih dan kecewa nya juga saat merenung ...

Merasa sedih
Kehidupan saya tidak lebih baik dari tahun lalu :(
[economical issue] 

Ramadan tahun lalu, kondisi keuangan kurang baik.
Ramadan  tahun ini seperti terulang kembali

Ramadan tahun lalu berharap Ramadan tahun depan punya pendapatan lebih banyak lagi.
Tapi kenyataan bicara lain .. hiks .. sedih

Memang kalau di liat dari apa yang tidak kita peroleh, maka lahirlah kekecewaan.

Saya tidak akan lupa akan setiap berkah yang Allah berikan selama setahun ini.
Anak-anak yang sehat (sakit-sakit dikit mah ga apa-apa ya)
Rumah tempat tinggal yang insyaa Allah masih 2 tahun lagi cicilannya
Mobil yang masih bisa dijalankan, walaupun setiap bulan atau 2 - 3 bulan sekali harus ke bengkel :D
Orang tua yang Alhamdulillah sehat (eh sakit juga sih, tapi Alhamdulillah bukan sakit yang harus penangangan khusus)

Dari semua hal-hal yang bikin kecewa atau minimal sedih sendiri ... obat nya hanya bersyukur atas semua yang didapat selama ini dan nanti.

Bersyukur, maka hidup itu indah

Thursday, April 19, 2012

Bapak Tua Kepo

Percakapan seorang bapak tua dengan ibu muda didalam bus kota 


BT : Dari mana mba? 
IM : Abis ketemuan teman² Pak
BT : Ketemuan dimana? 
[bapak kepo] 
IM : Di Solaria pak, lantai 6 itu 
[ibu ramah] 
BT : Acara apa? 
IM : Ketemuan dengan teman² SMP 
BT : Ooh, emang mba angkatan tahun berapa? 
IM : Hmm... 80-an. 85 
BT : 2012 di kurangi 1985, kira² sudah 27 thn yang lalu. Kalau waktu itu usia nya sekitar 13, berarti sekarang 39 thn ya? 
IM : Hehehe.. iya pak


Ya ampuuun.. tuh Bapak, iseng banget tuh bapak ngitung umur orang :p 

Tuesday, February 21, 2012

Memilih Pilihan, Pilihlah Yang Terbaik

Jika kamu punya 2 orang balita yang terpaksa ditinggal dengan Ibu mu yang berpenyakitan, apa yang akan kamu lakukan? Sedangkan kamu harus kerja, pergi pagi pulang malam.

Ada beberapa pilihan yang bisa dijadikan solusi sebenarnya

1. Berhenti bekerja
=> tapi penghasilannya dibutuhkan untuk kehidupan rumah tangga nya, sedangkan penghasilan suami mungkin kurang.

2. Cari pembantu untuk mengurus anak-anak
=> tapi cari pembantu kan tidak mudah, apalagi kalau harus sekalian ngurusin nenek tua yang tentunya punya urusan sendiri juga.

3. Cari pembantu utk mengurus anak-anak DAN perawat yang mengurus sang Ibu
=> tapi biaya nya pasti besar

Sayang ku, setiap pilihan pasti ada hambatannya. Tapi disaat tidak ada pilihan lain, pilihlah satu pilihan yang lebih mendekatkan kebaikan.

Minta bantuan Allah SWT untuk memberikan kehidupan yang baik. Baik dari Allah pastinya baik untuk kita semua

Tuesday, February 14, 2012

Guruku Tersayang

Mengusulkan sebuah ide di acara rapat orang tua murid, untuk kenang²an murid dan guru.
Jadi inget harus cari lagu tentang GURU

Dan lagu Guruku Tersayang salah satu nya, bikin aku selalu terharu, membayangkan perjuangan, tugas seorang guru.

Nyanyi bareng yuk!

Pagiku Cerahku
Matahari bersinar
kugendong tas merahku
di pundak

Selamat pagi semua
kunantikan dirimu
di depan kelasmu
menantikan kami

Ref :
Guruku Tersayang
Guru tercinta
Tanpamu apa jadinya aku
Tak bisa baca tulis
Mengerti banyak hal
Guruku terimakasihku

Nyatanya diriku
Kadang buatmu marah
Namun segala ma'af
Kau berikan



Lupa ma lagunya? Donlot di sini ya 



Thursday, December 15, 2011

Gen N





Entah kapan Gen N ini mulai nya. Apa sih Gen N? Hehehe.. ini istilah ku aja kok, untuk anak-anak yang punya nama depan huruf N 


Nama-nama seperti Nabila, Najwa, Nayla, Nadira, Namira, Naura, Nadia gampang banget ditemukan.  Iya kan? Anak mu namanya siapa? Keponakan? Anak tetangga? :) 


Waktu hamil Nasta, terinspirasi oleh sepupu dari pihak suami yang memberi nama anak perempuannya berawal NA, yakni Nadia dan Najmia. Dengan alasan ngambil dari almarhum Atu / kakek mereka yakni Natsir. Hhmm.. ntah benar atau tidak. Secara sadar atau tidak, aku pun mulai mencari-cari nama dengan awalan Na atau minimal huruf N didepan. Tapi aku juga ga mau yang pasaran. Nadia dan Nabila kan udah banyak banget tuh. Suka dengan nama Najmia, tapi udah dipake duluan kan :) Karena Najm itu artinya bintang. Bagus kan? 


Alhamdulillah ketemu deh nama NASHEETA. Unik yah? Belum ada yang pernah pake setau aku. Aku nemu nama Nasheeta itu dari situs Libanon :) Ada seorang dokter perempuan namanya Nasheeta. Dan dapat artinya yakni energetic. Kebetulan juga, aku udah menyiapkan nama panggilan NASTA. Lucu yah :) 


Begitu usia kehamilan 6 bulan, dsog nya bilang, anak nya laki bu. Waduh!! Mau dikasih nama siapa nihh??? :D 


Karena kan mau nya tetap huruf N, dan ada artinya. Lebih bagus lagi kalo nama Islami gitu kan. Banyak sih nama laki berawal N, tapiii... nama jadul semuaaaaaa... 
Nasir, Naufan, Naufal (udah pasaran tuh) ... Dari semangat cari nama, akhirnya jadi males. Ah.. bodo ah. Liat nanti aja deh. Walaupun udah pilih-pilih juga. 


Emang Allah Maha Baik, yang aku lahirkan anak perempuan :) Dan jadilah nama Nasheeta dipake. Keponakan ku yang lahir lebih dulu, diberi nama Nayla. Hhmm.. N juga kan? 


Dua setengah tahun kemudian, anak kedua lahir. Harus N juga dong. Aku suka nama NARA. Walaupun sepertinya nama Nara itu lebih banyak digunakan oleh anak laki-laki. 


Mungkin memang banyak orang tua suka dengan huruf N kali yah. Coba liat absensi sekolah deh. Saat ini aja, di kelas nya Nara ada 6 anak perempuan, 5 diantaranya menggunakan huruf N 



  1. Nara 
  2. Namira 
  3. Nayla 
  4. Najwa
  5. Nadine

Seru yah. Yang penulisannya dibedakan juga banyak. Misalkan yang umum kan Nadia, lalu penulisannya di ganti Nadya. Nayla di tulis Nailah. 


Dan ternyata orang tua yang memberikan nama anak mereka dengan huruf N itu masih berlanjut sampai sekarang loh. 


Kira-kira kalau aku punya anak perempuan lagi.. akan dikasih nama siapa yah?? 

Wednesday, December 14, 2011

Menulis Itu [Katanya] Gampang

Kalau Anda mau jadi penulis atau copy writer maka caranya cuma satu : LATIHAN! Percaya deh! Bakat itu cuma satu persen, 99% nya adalah latihan dan latihan!
Kalimat itu aku dapatkan dari buku nya Budiman Hakim, seorang ahli dibidang periklanan.

Dari jaman SMP, aku tuh punya obsesi pengen jadi penulis. Penulis cerpen tepatnya. Suka baca, iya. Langganan majalah Anita Cemerlang. Pernah coba kirim ke majalah? Pernah. Seingat ku pernah dan dikembalikan dengan catatan, "latihan lagi" atau kurang lebih begitu lah tulisannya. Ga ingat juga sih.

Menyerah? Ya iya lah :D Males banget kan, udah nulis cape-cape, mikir nya susah [padahal alur cerita mah udah ngikutin gaya Anita Cemerlang] eehh.. di tolak. Emang kok, aku tuh dulu mudah banget menyerah. Sekali di tolak, langsung merasa, "ini bukan bidang gw" Jiaah... padahal mah tetap suka banget baca kok. Dan katanya orang yang suka baca itu kemungkinan besar bisa menulis. Kata siapaaaaaaaaaa???

Bapak ku alhamdulillah hanya pegawai negeri rendahan, jadi ngasih uang jajan itu yaa.. kemewahan banget buat aku dan saudara² ku. Dan karena suka baca, ga bisa punya uang sedikit, aku langsung beli majalah. Iya majalah. Bukan buku loh. Buku kan mahal banget [waktu itu]


Majalah ku rapih. Kalau ada yang pinjem dan tidak dikembalikan, aku pasti tahu. Dan bikin aku marah-marah. Pernah ada satu majalah yang hilang, padahal itu majalah lama. Bapak pergi ke Pasar Rumput, cari kios majalah bekas dan beli majalah ku yang "hilang" itu. Kondisi jauh dari bagus. Tapi aku senang, karena majalah ku kembali "komplit"

Kerja dan punya uang sendiri, obsesi akan buku menggila. Toko buku jadi sasaran utama setiap habis gajian. Jangan dikira buku serius yah, tetap kok buku fiksi. Mulai dari Agatha Christy, S. Mara GD, John Grisham, Remy Sylado, ga tentu deh.

Balik ke obsesi menjadi penulis. Sudah bisa nulis? Asal nulis, bisa. Yang bagus dan enak dibaca? Ya belum lah. Tapi sejak punya blog, paling tidak sedikit demi sedikit mulai deh tuh.. nulis.. bagus? Ya masih belum juga :p
Yang diceritain juga tentang anak atau diri sendiri. Bahasanya juga masih bahasa ala kadarnya.

Berkecimpung dunia periklanan, walaupun bukan dibagian creative. Punya banyak teman copy writer yang handal dalam menulis. Blog walking, smakin banyak teman yang ternyata jago banget nulis nya. Baca blog mereka itu alur nya lancar dan seringkali menambah perbendaharaan kata baru.

Dan sepertinya aku berpendapat, mereka yang tulisannya bagus dipastikan seorang pembaca yang baik. Karena ya itu, kosa kata pilihannya.

Tapi ternyata kata Budiman Hakim ini, untuk bisa menulis diperlukan P3K! Hah? Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan??? Jiaah.. ya bukan itu lah...

P = engalaman
P = engamatan
P = engemasan
K = arakterisasi

Menulis itu bisa dari pengalaman kita. Nah ini sih yang sering aku lakukan. Berdasarkan pengalaman aja. Cerita Nasta Nara atau cerita diri sendiri. Narsis dot com
Pengamatan .. menunduk malu.. rasanya aku kurang piawai menjadi pengamat. Terlalu cuek dan merasa yang bukan urusan aku, ya ga usah diperhatikan serius banget lah. Egois dot com
Pengemasan .. ini nih!! Makanya aku bilang penulis itu orang pintar. Karena mereka bisa banget loh menulis hal yang sebenarnya simpel banget, tapi karena pengemasannya menarik.. jadi enak dibaca
Karakterisasi .. jadi inget Bonjes. Bonjes ini adalah seorang tokoh yang di tulis oleh seorang teman bernama Rinto Navis. Karakter Bonjes yang sotoy dan bergaya high class, padahal kenyataannya orang biasa aja, bikin aku ketagihan baca cerita Bonjes ini.

Akan ku minta Rinto untuk menulis tentang Bonjes lagi ...

Nah.. kalau menurut Oom Bud [ehem.. sok akrab dikit] menulis itu tidak perlu bakat, aku akan coba untuk terus berlatih dan berlatih...

Tapi selain berlatih.. konsistensi juga perlu ternyata.. oh mood.. janganlah engkau berganti arah..

Gosip Artis

Boleh percaya boleh tidak, dari dulu hingga sekarang aku ga terlalu suka dengerin atau ngikutin gosip artis. Apalagi kalo artis itu itu jelas-jelas ga punya karya nyata, jadi boleh di bilang dia itu artis infotainment. Hari gini, banyak kan artis yang kaya gitu? 

Bukan antipati dengan acara infotainment loh, tetap kok suka nonton... kalau berita nya baru. Jadi ya sekedar tahu. Tapi kalo udah di ulang-ulang dan ditayangkan di semua station TV. Amboyy.... mual deh gw. 

Dulu.. waktu belum banyak acara infotainment, aku suka nonton tuh Halo Apakabar nya Tamara Geraldine dan Erwin. Seru ngeliat mereka berdua. Trus juga berita yang ditayangkan, bukan menjelek-jelekan. Melainkan beneran, kabar si artis / aktor itu. Dan aku suka kalau sudah memberitakan artis lawas. Jadi tau kan kabar .. ooo... artis ini masih ada toh. :) 

Suka juga nonton KISS - Kisah Seputar Selebritis.. muaaahhh ... :) 

Sepuluh tahun berlalu, acara infotainment sekarang kenapa lebay banget yah? Hal-hal yang sebenarnya ga penting dan ga perlu di bahas, ya jadi bahan tayangan. 

Lebih herannya lagi.. kenapa yang ditonjolkan itu justru bukan hasil karyanya? 

Artis baru pacaran, ditanya "kapan nikah?"
Artis baru menikah, ditanya "bagaimana rasanya menikah?" 
Artis baru bercerai, ditanya "apa perasaan Anda saat bercerai?" 

Helloooooooooo.... gila kah anda wahai wartawan infotainment? 

Eh, kabarnya wartawan infotainment ini ga bisa disebut "wartawan" loh. Ga masuk ke bagian PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) 

Wartawannya gila? Ya ga bisa disebut gitu juga. Lah seringkali artis nya juga yang ngarep pemberitaan! Makanya ada deh tuh sebutan artis infotainment. 

Tinggal bayar wartawan, lalu masuk TV. 
Herannya yang diberitakan juga bukan tentang hasil karya mereka.. melainkan berita perceraian. Ugghh... 

Saling menjelekkan pasangan di media TV, sepertinya hal lumrah.
Baru pacaran, peluk-pelukan di depan wartawan dan ditayangkan .. dan biasanya jam tayang infotainment itu ditonton pula oleh anak-anak dibawah umur. Sigh... 

Iyaa.... kita bisa nyalahin orang tua nya... kenapa juga pasang infotainment? :p 

Mungkin... mungkin loh... 
Ada juga beberapa artis atau selebriti yang sebenarnya tidak mau dipublikasikan masalahnya. Tapi biasanya sih, wartawan akan men cap mereka "sombong. tidak tau berterima kasih dengan wartawan." dan hal-hal lain yang mendeskreditkan mereka. 
Padahal mau ngomong atau tidak untuk urusan pribadi, kan hak masing-masing orang yah? 

Eh.. kalau selebritis bisa tuh di obrak abrik kehidupan pribadi nya.
Tapi kenapa koruptor ga bisa yah?

Eh, kita lagi ngomongin gosip artis yah? OK, kembali ke artis, bukan koruptor :D

Serunya gosip artis itu yah, kalau ipar-ipar saya udah ngomongin gosip artis. Kenal kagak, kesal ma mereka iya. :D

Seperti berita tentang seorang ustad muda yang baru menikah. Mulai dari proses perkenalan, menikah, resepsi, bulan madu, belanja, isi belanjaan, isi rumah, dll semua diberitain. Lah? Ustad udah jadi artis juga yah?

Bisa tuh, kakak ipar ku ngomongin si ustad dan kalau ustad itu ada di depan dia, bisa dipastikan akan di tampar saking sebelnya :D
Sebel karena bosan ma berita nya di TV, maksudnya

Ya sudah lah un, ga usah di tonton aja. Gampang kan.



 

Monday, December 12, 2011

Perfect Combination :(

Bukan sesuatu yang menyenangkan penggabungan kedua hal ini, melainkan kesengsaraan bagi si penderita, yakni Nasta anak tertua ku. 


Dari bayi Nasta memang menderita alergi dan asma, turunan dari pihak ayah. Sang Opa pembawa gen nya :(  Sejak tahu Nasta asma, segala macam boneka berbulu kami hindari. Rumah tanpa karpet, kamar tanpa buku, dan hal-hal lain yang menyebabkan penumpukan debu. 


Alhamdulillah melewati usia 5 tahun, pelan-pelan batuk nya sudah jarang. Biasanya sebulan sekali batuk, sempet deh 3 - 4 bulan sekali. Itu pun jarang yang parah banget. 


Sejak kelas 3 ini, ntah kenapa Nasta jadi ringkih lagi :( Sebulan sekali sakit, dan dalam sebulan itu bisa 3 - 4 hari ga sekolah. 


Dua minggu lalu, pulang sekolah Nasta sudah ngeluh "perut ku sakit, tenggorokan ku juga," alamak.. bakalan batuk lagi nih pikir ku. Dan malam nya puny dia langsung batuk² dilanjutkan dengan demam. Lalu keluhan perut sakit .. minta dihangatkan dengan botol isi air panas. 


Hari Minggu nya karena ga tega liat Nasta sesak gitu, kami bawa ke dokter di klinik 24 jam. Dapat "jatah" istirahat 1 hari, yakni Senin. Istirahat yah Nak. 
Keesokan hari nya, kondisi Nasta memburuk, sesak nafas nya smakin parah, keringat dingin.. pagi-pagi dibawa ke klinik untuk inhalasi, apa daya nebulizer nya di bawa oleh sang dokter ke rumahnya. 


Karena ada urusan, ayah pergi. Tapi saat ayah pergi, aku liat Nasta semakin mengkhawatirkan. Sekujur tubuh nya dingiiiiiiiiiiinn.. tapi dia bermandikan keringat. Jadi ingat almarhum papa mertua, kondisi seperti ini mengindikasikan dia kesakitan sangat. 


Aku bawa lagi ke dokter yang agak jauh dari komplek. Nekat banget bawa mobil deh. Sempet nyasar, alhamdulillah sampe juga. Tanpa ba bi bu lagi, dokter Sandra menyuntik Nasta untuk melegakan pernafasannya. Dan melihat kondisi Nasta, bu dokter memastikan, "anak ibu kena tipes" 


Dilihat dari kondisi Nasta dan lidah nya yang putih keruh. Ditawarkan untuk cek darah, tapi biasanya dengan liat kondisi seperti ini, udah jelas banget anak ibu tipes, kata bu dokter lagi. 


Beberapa hari istirahat lagi di rumah, alhamdulillah sudah membaik. Dan Nasta pun siap sekolah hari Senin berikutnya. 9 hari istirahat di rumah, ga kemana-mana (termasuk ibu tentunya), maka Nasta pun sekolah. Ulangan umum! 


Pulang sekolah, Nasta tidur di mobil... lanjut tidur di rumah ... masih ga main... malam nya ... hiks.. batuk-batuk lagi... dan sesak nafas lagi subuh nya.. 


Langsung deh di bawa ke RS Permata, karena bu dokter yang periksa Nasta itu baru praktek agak siangan. 


Inhalasi pagi selesai, dapat obat Ventolin juga. Suster kepala aka Nenek dengar Nasta kambuh lagi, langsung datang pagi itu juga :) 


Menjelang siang, kondisi Nasta kembali memburuk. Mulai lagi deh tuh keringat dingin, badan dingin... hiks.. harus ke dokter lagi nih. 


Sore nya dibawa lagi ke RS Permata, cek darah.. dan memang tipes :( Leukosit 22.000 sedangkan batas normal adalah 4.000 - 12.000 


Perpaduan antara asma dan tipes, bikin badan Nasta menciut.. beneran tinggal tulang deh tuh badan. Hiks.. 


Malam nya langsung check in di Mirah 2 - RS Permata. 
Empat malam nginep di rumah sakit, dan alhamdulillah, cek darah terakhir, leukosit nya sudah normal. 


Dan sekarang ini, nafsu makan Nasta sudah normal. 


Smoga kembali pulih dan sehat plus montok ya Nak. 

Wednesday, November 02, 2011

Sedih Itu Biasa....

Anak sakit dan membuat mereka merasa tidak nyaman, tentu bikin sedih 
Di tinggal pacar.. bohong deh kalo bilang ga sedih :( 
Ga bisa nurutin keinginan anak-anak pun ada rasa sedih loh, apalagi kalo yang diminta untuk kebaikan. 
Ga bisa ngasih uang ke orang tua, itu juga bikin sedih. Banget! 


Bikin target lalu tidak tercapai, itu juga sedih
Banyak hal yang bikin aku sedih
Terkadang menangis .. psst.. tapi nangis nya diam-diam aja .. 


Aku baca novel aja bisa nangis kok :D 


Ga pengen menceritakan tentang kesedihan. Karena pasti pada malas baca! 
Ya iya lah, siapa juga yang mau baca cerita sedih. Orang-orang pada blog walking kan pengen baca cerita bahagia, syukur² bisa menginspirasi dan memberi manfaat buat yang baca. 


Tapi namanya juga blog pribadi yaa.. jadi urusan isi cerita masih suka-suka yang punya ah.. sekedar curhat aja boleh dong.


Sedih nya saya kali ini berhubungan dengan supir pribadi keluarga suami. Yang sudah bekerja pada kami selama lebih dari 15 thn. Apa udah mau 20 ya? Namanya juga supir keluarga, urusan kesetiaan insyaa Allah tidak perlu diragukan. Saya sendiri sudah mengenal blio sepanjang pernikahan saya dengan suami. 9 tahun plus masa pacaran. 


Pak Tarmo ini yang pernah nyetir dengan tensi 220/140, ceritanya di sini 


Punya supir keluarga adalah hidup mewah buat kami. Mengingat sudah setahun lebih kami pun hidup pas-pas-an aja. Yang penting buat bayar sekolah, makan dan bayar hutang kartu kredit [minimum payment] ada. Jadi kalau ketambahan mengeluarkan gaji dan uang harian untuk pak Tarmo, pengen ngejerit sebenarnya. Tapi karena satu dan lain hal, lebih tepatnya tidak tega untuk memecat beliau, pak Tarmo pun tetap dipertahankan. 


Tugasnya sendiri, ga banyak kok. Hanya antar jemput anak-anak sekolah dan les ngaji / gambar. Kadang-kadang di pakai ipar saya kalau ada keperluan. Atau ya ke Oriflame. 
Kalau untuk antar Nara aja, alhamdulillah saya udah bisa nyetir di dalam komplek. Kalau keluar komplek, ya belum. Ga ada SIM. 


Ide untuk mempesiunkan pak Tarmo terus ada. Tapi ya itu, realisasi nya belum. Karena ya itu, ga tega. Dan kami pun ga bisa bayar uang pesangon nya kan. 


2 atau 3 minggu lalu, Ayah sempat menawarkan pak Tarmo untuk bekerja di kampus London School, karena kebetulan disana membutuhkan. Atau pilihannya, pak Tarmo hanya kerja freelance di kami. Saat abang ga ngajar / kerja, pak Tarmo libur. Tapi kalo abang ga ada, pak Tarmo masuk. Apa ya istilahnya, "dirumahkan" 


Motor tetap di pegang pak Tarmo, jadi beliau bisa pergunakan untuk ngojek, misalkan. 


Realisasi dirumahkannya pak Tarmo baru mulai Selasa kemaren. Sedih nya tak terkira. Padahal saya sendiri yang bilang, ga sanggup bayar pak Tarmo. Harus realistis. Tapi pada kenyataannya, ya bikin sedih. 


Beliau juga kepala rumah tangga, anak-anak nya masih usia sekolah. Paling kecil SMP, yang besar belum kerja tetap. Tapi hebatnya, pak Tarmo ga pernah ngeluh loh. 


Berjanji dalam hati, jika kondisi keuangan mulai stabil lagi.. pak Tarmo akan kembali bekerja dan insyaa Allah tidak akan pernah terlambat gajiannya :) 


Aamiin 









Tuesday, November 01, 2011

Makan Berdiri

Sudah lazim nya pesta pernikahan sekarang ini menggunakan sistem standing party. Nasta, 8 thn sudah sering menghadiri pesta pernikahan, tapi entah kenapa beberapa hari lalu saat pesta pernikahan seorang kerabat Nasta terus menerus mempermasalahkan adab makan. 


"Ibu, makan itu tidak boleh berdiri! llaa yasy robbana ahadumminkum qoo'imaa...fa man nasiya falyastaqii"
artinya : janganlah sekali kali salah seorang diantara kalian minum dgn berdiri, siapa saja yg lupa, hendaklah memuntahkannya 


Dan saya pun mencoba menjelaskan, ada beberapa situasi yang membuat kita tidak mungkin makan sambil duduk. Contohnya seperti saat pesta kawinan ini. Kalaupun mau duduk, yuk kita cari tempat duduk. Yang biasanya hanya tersedia sedikit. 


Nasta pun makan sambil cemberut dan ngomel, "Ini ga boleh Ibu! Ada hadits nya!!" 


Iya nak.... speechless ibu nya 



Thursday, October 27, 2011

Flamboyan


November
Hujan
Pohon Flamboyan

Masih melekat dalam ingatan, bunga Flamboyan jatuh di aspal basah
Warna oranye menutupi setiap batang pohon

Indah

menulis sambil dengar lagu Bimbo

Senja itu
Flamboyan berguguran
S'orang dara memandang terpukau

Satu satu daunnya berjatuhan
Berserakan di pangkuan bumi

*Bunga Flamboyan itu diraihnya
Wajahnya terlihat sayu
Flamboyan berguguran
Berjatuhan
Berserakan

**Sejak itu sang dara
Berharapan
Esok lusa bersemi kembali

Back to * dan **





Thursday, September 15, 2011

Menikah Itu ........

WAJIB hukum nya :)

"Barang siapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi. (
HR. Thabrani dan Hakim)


Buat yang mampu, segeralah menikah.

Jiaah.... siapapun juga tau :p

Tapi jangan jadikan patokan "mampu" nya dengan perhitungan manusia semata

Dan mampu di sini juga bukan hanya sekedar ngomongin doku aka duit aka uang. Walaupuuunn... menuju ke pernikahan itu, duit juga penting. Yang simpel aja deh, bayar penghulu :D Kan perlu duit toh?

Sudah jadi budaya di Indonesia - khususnya, dan dunia lain - umum nya ... eh. .dunia lain di sini maksudnya bukan dunia perhantuan loh. Eh, hantu menikah ga yah? xixixixi... negara lain maksudnya.. pernikahan bisa jadi ribet, bahkan seringkali diribetkan oleh manusia sendiri.

Mengatasnamakan adat, biaya menikah menjadi tak terhitung. Di luar budget, bahkan tak terhitung lagi yang berhutang :(
Hal seperti itu tidak dapat dihindari.

Hhmm.. saya bukan ahli keuangan. Jadi ga akan mengulas tuntas tentang masalah biaya nikah. Tapiii... saya akan memberikan sudut pandang seorang Meli tentang biaya pernikahan. Berdasarkan pengalaman?? Hhm... bisa jadi. Tapi lebih tepatnya berdasarkan pengalaman teman-teman, yang bahkan saya sendiri tidak terlalu kenal :D

Rukun menikah itu ada 3 :

1. Adanya kedua mempelai yang tidak memiliki penghalang keabsahan nikah seperti adanya hubungan mahram dari keturunan, sepersusuan atau semisalnya. Atau pihak laki-laki adalah orang kafir sementara wanitanya muslimah atau semacamnya.

2. Adanya penyerahan (ijab), yang diucapkan wali atau orang yang menggantikan posisinya dengan mengatakan kepada (calon) suami, 'Saya nikahkan anda dengan fulanah' atau ucapan semacamnya.

3. Adanya penerimaan (qabul), yaitu kata yang diucapkan suami atau ada orang yang menggantikan posisinya dengan mengatakan, 'Saya menerimnya.' atau semacamnya.

Sedangkan syarat menikah :

1. Masing-masing kedua mempelai telah ditentukan, baik dengan isyarat, nama atau sifat atau semacamnya.

2. Kerelaan kedua mempelai

3. Yang melakukan akad bagi pihak wanita adalah walinya

4. Ada saksi dalam akad nikah.
[disadur dari sini ]

Simpel kan?

Sedikit saran saya untuk seorang adik (adik) yang akan menikah

  1. Siapkan budget pernikahan dan resepsi [jika ada]
  2. Tahan keinginan untuk mendapatkan resepsi pernikahan impian, jika budget tidak memungkinkan. Percaya ga, saya dulu koleksi majalah perkawinan Bella Donna, dan berharap bisa melaksanakan resepsi seperti di majalah itu.
  3. Siap-siap, biaya konsumsi itu 60 - 70% dari biaya keseluruhan. Iyaaa.. ngasih makan tamu itu mahal boo... Jadi kalo hanya punya budget 50 juta, siap² aja 30 juta nya hanya utk catering yah!!
  4. Menikah dan syukuran JANGAN DI JAM MAKAN!! Biasanya kan resepsi itu jam 11 - 13 atau jam 17 - 21, waktu nya orang-orang makan berat tuh. Hindari deh. Bikin aja nikah jam 2 siang, lanjut syukuran. Jadi hanya perlu disiapkan kue kan? Pelit?? Realistis babe!
  5. Kebaya / baju utk menikah sewa aja! Dan ga masalah juga kan kalo akad nikah dan syukuran menggunakan baju yg sama? Emang kenapa? Ga akan di pake untuk kedua kali nya juga toh? Dan emang situ yakin, kebaya buat nikah akan muat dipake lagi? Eaaa...
  6. Souvenir, ga penting! Sungguh! Kecuali kalo souvenir nya 1 gram emas, itu baru kereen.. Balik ke cara lama aja, hanya kasih kartu ucapan terima kasih. Pelit? Biarin! Realistis aja. Emang akan kepake tuh souvenir sama si penerima?
  7. Pelaminan ... make it simple! Ga usah pake juga ga apa2 kan? Akad nikah kan ga perlu pelaminan toh?
  8. Seserahan ... nah ini dia nih.. inget ya adik-adik.. ini bukan hal wajib! Walaupun biasanya sihh.. kado seserahan itu hadiah dari saudara² :D
Apalagi yah?? Banyak hal kok yang bisa di irit dan dibuat simpel. Tapi memang, tidak mudah untuk ngomong ke orang tua, ninik mamak, tante, oom, bibi, paman....

Tapi heeeyyy!!! Kehidupan setelah menikah, itu jauh lebih penting!
Persiapan untuk hidup berdua setelah ijab kabul, itu jauh lebih penting!

Itu yang harus disiapkan terlebih dulu!!! [banyak nih tanda seru nya]

Biasanya niihh... keluarga [bukan saudara kandung loh] akan terus ngomongin resepsi yang kurang OKEH. Keluarga besan kurang ini lah, makanan resepsi kurang itu lah, bahkan sampai kita sudah punya anak pun, masih suka diomongin :D

Cuekin aja!

Karena yang jalanin hidup setelah ijab kabul, hanya suami - istri itu aja.

Keluarga besar? Sesekali aja kan ketemuannya :p

Setahun sekali deh paling tidak hahaha... pas lebaran :)

Tapi suami atau istri? Ya tiap hari booo...

Berikan pandangan ke orang tua / keluarga, resepsi pernikahan macam apa yang dikehendaki. Kasih tau budget atau kondisi keuangan kalian [jika biaya pernikahan di tanggung sendiri ya]. Kalau emang ortu kaya raya, dan mau menghabiskan uang ratusan juta hanya untuk pesta sehari, silahkan aja. Tapi kok yaaa.. mendingan buat uang muka rumah yah? Atau mobil gitu? :D

Dan uang puluhan juta atau ratusan juta itu akan lebih bermanfaat jika digunakan setelah hidup berumah tangga. Apalagi kalo langsung hamil. Biaya ke dokter tiap bulan, biaya persalinan, biaya imunisasi + susu + diapers, belum lagi nanti biaya sekolah anak. Hahahaha... maaf yaaa... bukan bermaksud menakutkan.. tapi ini kenyataan!

Jangan anggap remeh urusan keuangan yah. Rejeki emang sudah di atur Allah. Tapi alangkah bijaknya jika kita sendiri merencanakannya terlebih dahulu.

Sekian khotbah nikah dari saya :p

Jadi takut menikah?? Ya jangan lah!

Enak tau!! :p







Saturday, September 03, 2011

Dua Puluh Hari

Per hari ini, dua puluh hari sudah aku tidak shalat. Kelamaan nih. Dan aneh banget. Nampaknya perlu kunjungan ke dsog.

Kenapa di buku kesehatan kehamilan ku ga ada catatan tentang alat kontrasepsi yang aku gunakan yah?

Berlaku berapa tahun kah IUD nya?

Lima atau delapan tahun?

Sudah waktunya copot kah?

Bingung deh

Friday, August 26, 2011

Menghitung Hari di bulan Ramadhan

Sedih :(

Ramadhan tinggal menghitung hari
Dan aku tidak bangga dengan Ramadhan tahun ini (eh.. emang tahun-tahun sebelumnya sudah membanggakan yah?? :p )

13 hari puasa.. yupss.. hanya dapat 13 hari saja! Dan sudah kebayang, shalat Idul Fitri pun tidak akan dapat :(

Sudah beberapa bulan terakhir ini, jadwal menstruasi semakin membingungkan (pun mengesalkan ... sigh .. ) Seenak-enaknya datang dan tidak sesuai dengan rencana.

Beberapa rencana ibadah terganggu. Waktu masih puasa, pengen shalat tarawih tidak bisa. Karena tidak ada kendaraan (alasaaannnn ... ), sedangkan jarak rumah dan masjid cukup jauh. Alhamdulillah, bisa sih shalat tarawih di rumah. Jarang tapi :(

Niat awal puasa, pengen ngajak Nasta Nara nyobain berbuka puasa di Masjid Istiqlal, gagal. Alhamdulillah, ngerasain berbuka puasa dan shalat Maghrib di Masjid Al - Azhar Kebayoran. Beberapa kali.

Banyak hal lagi nih yang bikin sedih di Ramadhan kali ini. Dan sumber nya cukup satu : u a n g
Bukan hal yang bisa dibanggakan, menyedihkan.

Baru tahun ini ga kasih uang ke Bapak Ibu saat Ramadhan dan untuk lebaran :(
Baru kali ini ga proper kasih hadiah lebaran untuk pekerja rumah (bibi cuci dan pa supir)
Baru tahun ini puasa ... benar-benar puasa .. makan ala kadarnya.. ya ga apa-apa juga sih kalo untuk urusan makanan :D , alhamdulillah nya suka dapat undangan berbuka puasa hahaha.. dari Picasso atau Bekasi
Baru kali ini anak-anak tidak dibelikan baju dan sepatu lebaran
Baru kali ini tidak menyiapkan uang untuk salam tempel

Berharap sangat, kejadian seperti ini hanya terjadi di tahun 2011, di Ramadhan 1432 H. Amiiib.

Berharap hari esok selalu lebih baik dari hari ini.
Berharap sangat, bisa sesegera mungkin mencetak senior manager. Target pribadi - Oktober harus ada kaki SM baru. Karena untuk kualifikasi Stockholm :)

Berharap sangat, sesegera mungkin punya pendapatan minimal 10 juta.
Berharap sangat, bisa punya sbanyak mungkin senior manager dan direktur di jaringan Diamondwannabe
Berharap sangat, banyak menemukan leader-leader hebat di jaringan Diamondwannabe

Amiiin YRA

~memantaskan diri dulu ah.. be a Diamond Director~